Satu Tahun Covid-19 di DIY: Fokus Pembuatan Shelter di Desa hingga Dusun

Kompas.com - 02/03/2021, 18:18 WIB
Sekda DIY saat ditemui di Kepatihan Kompas.com/Wisang Seto PangaribowoSekda DIY saat ditemui di Kepatihan


YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 sudah berlangsung satu tahun di Indonesia dan hampir satu tahun di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pemerintah DIY menyampaikan, untuk sekarang ini berfokus dalam penambahan shelter untuk isolasi mandiri di desa-desa hingga dusun.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, ditambahnya shelter di tingkat desa hingga dusun bertujuan agar partisipasi masyarakat terbentuk. Sebab, partisipasi masyarakat merupakan hal yang penting.

"Jadi kita lebih konsentrasi di situ (penambahan shelter). Tempat isolasi lebih banyak kita di desa-desa kalurahan supaya ada partisipasi kebutuhan makannya. Partisipasi masyarakat menjadi penting di sini," kata dia, Selasa (2/3/2021).

Baca juga: 69.400 Lansia dan Pelayan Publik di Kalsel Segera Divaksin Covid-19

Pasien Covid-19 jauh lebih efektif jika kebutuhan makannya dilayani oleh tetangga.

"Kemudian yang dilayani tetangga, isolasi di fasilitas kelurahan itu jauh lebih efektif. Dan itu sekarang yang lebih kita upayakan," kata dia.

Ia menambahkan, selain fokus dalam penambahan shelter di desa dan kalurahan, Pemerintah DIY juga fokus dalam melakukan vaksinasi Covid-19 ini baik secara reguler maupun massal.

"Untuk kesehatan kita sedang konsentrasi melakukan vaksinasi baik regular misalnya seperti vaksinasi nakes, ada massal di Graha Sabha. Secara terus menerus dilakukan di faskes yang ada," ucap dia.

Baca juga: Kasus Harian Covid-19 Menurun, Penanganan Pandemi di Jateng Terus Membaik

Pihaknya menargetkan vaksinasi Covid selesai pada bulan Mei, dengan urutan tenaga kesehatan (nakes), pelayanan publik dan lansia, lalu masyarakat umum.

Aji mengungkapkan, hal yang menjadi persoalan dengan adanya pandemi yang berlangsung hampir satu tahun di DIY adalah sektor ekonomi. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

15 Kuburan di Pekanbaru Ambles, Polisi Gotong Royong Menutupnya

15 Kuburan di Pekanbaru Ambles, Polisi Gotong Royong Menutupnya

Regional
Pemkab Blitar Beri Bantuan Uang untuk Korban Gempa yang Rumahnya Rusak

Pemkab Blitar Beri Bantuan Uang untuk Korban Gempa yang Rumahnya Rusak

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 17 April 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 17 April 2021

Regional
2 Warga NTT Tewas Setelah Beredar Hoaks soal Tsunami

2 Warga NTT Tewas Setelah Beredar Hoaks soal Tsunami

Regional
Istri Ridwan Kamil, Atalia Praratya Positif Covid-19

Istri Ridwan Kamil, Atalia Praratya Positif Covid-19

Regional
KKB di Beoga Bakar Sekolah dan Rumah Kepala Suku, Ini Penjelasan Polisi

KKB di Beoga Bakar Sekolah dan Rumah Kepala Suku, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Kantornya Rusak akibat Gempa, Anggota DPRD Kabupaten Blitar Curiga soal Pembangunan Gedung Rp 44 Miliar

Kantornya Rusak akibat Gempa, Anggota DPRD Kabupaten Blitar Curiga soal Pembangunan Gedung Rp 44 Miliar

Regional
Respons Pertamina Terkait Kebocoran Pipa Minyak Mentah di Blora

Respons Pertamina Terkait Kebocoran Pipa Minyak Mentah di Blora

Regional
Curi Aset Mertua Senilai Rp 1 Miliar, Wanita Ini Hidup Mewah dengan Selingkuhannya, Ini Ceritanya

Curi Aset Mertua Senilai Rp 1 Miliar, Wanita Ini Hidup Mewah dengan Selingkuhannya, Ini Ceritanya

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 17 April 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 17 April 2021

Regional
Pagelaran Pelangi di Langit NTT, Cara UKSW Bantu Korban Bencana Alam

Pagelaran Pelangi di Langit NTT, Cara UKSW Bantu Korban Bencana Alam

Regional
Pelajar, Sipir dan Napi Jadi Jaringan Pengedar Ganja di Lapas Bukittinggi

Pelajar, Sipir dan Napi Jadi Jaringan Pengedar Ganja di Lapas Bukittinggi

Regional
Pengurusan 18 Layanan Adminduk di Surabaya Kini Makin Mudah dan Cepat

Pengurusan 18 Layanan Adminduk di Surabaya Kini Makin Mudah dan Cepat

Regional
Mulai 29 April 2021, Bandara Adi Soemarmo Solo Gunakan GeNose sebagai Syarat Penumpang

Mulai 29 April 2021, Bandara Adi Soemarmo Solo Gunakan GeNose sebagai Syarat Penumpang

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 April 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 April 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X