Disdik Blora Pertanyakan Vaksinasi Covid-19 untuk Guru dan Tenaga Kependidikan

Kompas.com - 02/03/2021, 18:15 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Hendi Purnomo mewajibkan para guru dan tenaga pendidikan untuk divaksin. Hal itu diungkapkannya saat ditemui di kantornya, Jalan A. Yani, Nomor 42, Blora, Selasa (2/3/2021) KOMPAS.com/ARIA RUSTA YULI PRADANAKepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Hendi Purnomo mewajibkan para guru dan tenaga pendidikan untuk divaksin. Hal itu diungkapkannya saat ditemui di kantornya, Jalan A. Yani, Nomor 42, Blora, Selasa (2/3/2021)

BLORA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora Hendi Purnomo  menanyakan alasan dinas kesehatan sampai saat ini guru dan tenaga kependidikan belum juga divaksin Covid-19.

Padahal, kata Hendi, vaksinasi untuk para guru dan tenaga kependidikan dibutuhkan demi terselenggaranya sekolah tatap muka pada Juli 2021.

"Saya kaget kenapa kok belum, ya karena vaksinnya terbatas," ucap Hendi Purnomo saat ditemui Kompas.com di Kantornya, Selasa (2/3/2021).

Baca juga: 99 Hari Pertama Menjabat, Bupati Blora Berkantor di Rumah Sakit

Hendi mengaku telah berkoordinasi dengan dinas kesehatan agar vaksinasi tahap ketiga guru dan tenaga kependidikan dapat menerima vaksinasi Covid-19

"Semuanya (divaksin), kalau saya semua guru dan tenaga pendidikan kita ajukan, kita sudah mengajukan by name ke dinas kesehatan, baik dari guru dan tenaga pendidikan, dari PAUD, TK, kelompok bermain itu sudah kita ajukan," jelasnya.

Hanya saja, Hendi tak menjelaskan secara detail jumlah guru dan tenaga pendidik secara keseluruhan di wilayahnya.

"Saya enggak hafal jumlahnya, kan data harusnya pasti. datanya sudah saya masukkan ke dinas kesehatan, tapi vaksinasi siapa saja belum ada pemberitahuan," terangnya.

Baca juga: 16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

Hendi mengatakan, vaksinasi kepada para guru dan tenaga pendidik sangat penting agar pembelajaran tatap muka terbatas dapat segera dilaksanakan.

"Kita sudah atur ke dinas kesehatan agar dinas pendidikan tolong diprioritaskan, karena untuk persiapan tatap muka," ujarnya.

Hendi menambahkan, banyak sekolah yang menginginkan agar pembelajaran tatap muka segera dilakukan. Maka dari itu, pihaknya harus mempersiapkan semuanya.

"Apalagi ini yang satuan pendidikan SMP sudah banyak yang mengajukan izin, didasari izin dari orangtua, dan itu sudah mendekati 100 persen," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Heboh Tiket Masuk Pantai Anyer Rp 100.000 Disebut Kemahalan, Ini Kata Pengelola

Heboh Tiket Masuk Pantai Anyer Rp 100.000 Disebut Kemahalan, Ini Kata Pengelola

Regional
Ramadhan di Kota Serang, Ini 5 Kegiatan yang Boleh dan yang Dilarang

Ramadhan di Kota Serang, Ini 5 Kegiatan yang Boleh dan yang Dilarang

Regional
Guru yang Tewas Ditembak KKB Dituding Mata-mata, Ini Jawaban Kepala Dinas hingga Kapolda Papua

Guru yang Tewas Ditembak KKB Dituding Mata-mata, Ini Jawaban Kepala Dinas hingga Kapolda Papua

Regional
Jumlah Santri Positif Covid-19 di Klaten Bertambah 20 Orang

Jumlah Santri Positif Covid-19 di Klaten Bertambah 20 Orang

Regional
Cerita Siswa yang Ikuti Ujian di Bukit karena Tak Ada Internet di Sekolah: Kami Jalan Kaki 1,5 Jam...

Cerita Siswa yang Ikuti Ujian di Bukit karena Tak Ada Internet di Sekolah: Kami Jalan Kaki 1,5 Jam...

Regional
Ini Penjelasan Lengkap Pengelola Pantai Anyer Soal Tiket Masuk Rp 100.000

Ini Penjelasan Lengkap Pengelola Pantai Anyer Soal Tiket Masuk Rp 100.000

Regional
Saung Ambruk Timpa 2 Petani hingga Tewas, Warga: Ada Angin Kencang Datang Tiba-tiba

Saung Ambruk Timpa 2 Petani hingga Tewas, Warga: Ada Angin Kencang Datang Tiba-tiba

Regional
Seorang Petani Tewas Tertimbun Longsor Saat Tandur di Sawah

Seorang Petani Tewas Tertimbun Longsor Saat Tandur di Sawah

Regional
Kisah Kakek Makmur, Pengemis yang Menangis Usai Uangnya Dijambret, Kini Tewas di Tribun Lapangan

Kisah Kakek Makmur, Pengemis yang Menangis Usai Uangnya Dijambret, Kini Tewas di Tribun Lapangan

Regional
Gunung Merapi Tiga Kali Luncurkan Awan Panas dan 15 Guguran Lava Pijar

Gunung Merapi Tiga Kali Luncurkan Awan Panas dan 15 Guguran Lava Pijar

Regional
Fakta Dibalik Sukses Penggerebekan Kampung Narkoba, 'Benteng'-nya Sulit Ditembus, Pakai Senjata Petasan, hingga Bandar Berhasil Lolos

Fakta Dibalik Sukses Penggerebekan Kampung Narkoba, "Benteng"-nya Sulit Ditembus, Pakai Senjata Petasan, hingga Bandar Berhasil Lolos

Regional
Cegah Pemudik, Jalur Tikus hingga Perbatasan Banyumas Dijaga Ketat 24 Jam

Cegah Pemudik, Jalur Tikus hingga Perbatasan Banyumas Dijaga Ketat 24 Jam

Regional
Cerita Lansia 72 Tahun, Mau Divaksin gara-gara Ingin Foto Bareng Wagub Sumbar

Cerita Lansia 72 Tahun, Mau Divaksin gara-gara Ingin Foto Bareng Wagub Sumbar

Regional
Kini Bertani Singkong, Eks Wakil Bupati Bandung Barat: Usia 60 Tahun ke Atas, Saya Ingin Sukses di Pertanian

Kini Bertani Singkong, Eks Wakil Bupati Bandung Barat: Usia 60 Tahun ke Atas, Saya Ingin Sukses di Pertanian

Regional
Heboh Biaya Masuk Pantai Anyer Rp 100.000, Berawal dari Wisatawan Unggah Foto Tiket di Medsos

Heboh Biaya Masuk Pantai Anyer Rp 100.000, Berawal dari Wisatawan Unggah Foto Tiket di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X