Kompas.com - 02/03/2021, 16:02 WIB
Ukuran hujan es yang turun di Bangunkerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman pada Selasa 2 Maret 2021. (Foto Dokumentasi BPBD Sleman). KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAUkuran hujan es yang turun di Bangunkerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman pada Selasa 2 Maret 2021. (Foto Dokumentasi BPBD Sleman).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Fenomena hujan es terjadi di Bangunkerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman. Hujan es terjadi pada Selasa (2/3/2021) sekitar pukul 15.00 WIB.

Saat dikonfirmasi, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Makwan membenarkan adanya fenomena hujan es.

"Tadi terjadi hujan es di Bangunkerto," ujar Makwan, Selasa.

Baca juga: Hujan Es Landa Magelang, Kades: Seukuran Ujung Jari-jari Tangan

Makwan menyampaikan, awalnya hujan disertai angin kencang, kemudian terjadi hujan es di Bangunkerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman.

Hujan es yang turun ukurannya sekitar seukuran kelereng.

Menurutnya, hujan es yang terjadi di Bangunkerto, Turi, tidak berlangsung lama. Tidak ada dampak yang ditimbulkan dari fenomena hujan es ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tadi tidak lama, sekitar 5 - 10 menit saja, tidak ada dampak yang ditimbulkan. Kalau angin kencang ada beberapa pohon yang tumbang, tapi ini masih dilakukan pendataan," jelasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tambah 566, Sulut Kembali Catat Penambahan Kasus Covid-19

Tambah 566, Sulut Kembali Catat Penambahan Kasus Covid-19

Regional
Gelombang Pantai Selatan Jawa Tinggi, Nelayan di Gunungkidul Pilih Tak Melaut

Gelombang Pantai Selatan Jawa Tinggi, Nelayan di Gunungkidul Pilih Tak Melaut

Regional
Bupati Lindra Temukan Sejumlah Kejanggalan dalam Penyaluran Bansos di Tuban

Bupati Lindra Temukan Sejumlah Kejanggalan dalam Penyaluran Bansos di Tuban

Regional
Pasutri Korban Penganiayaan Satpol PP Bantah Serobot Makam Pahlawan

Pasutri Korban Penganiayaan Satpol PP Bantah Serobot Makam Pahlawan

Regional
Pemuda Ini Ditangkap karena Hina Profesi Wartawan, Polisi: Pelaku Mengakui dan Minta Maaf

Pemuda Ini Ditangkap karena Hina Profesi Wartawan, Polisi: Pelaku Mengakui dan Minta Maaf

Regional
BOR Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Semarang Turun, tapi ICU Masih Penuh

BOR Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Semarang Turun, tapi ICU Masih Penuh

Regional
Polda Jatim Pantau Aktivitas Calo Plasma Konvalesen di Media Sosial

Polda Jatim Pantau Aktivitas Calo Plasma Konvalesen di Media Sosial

Regional
Terlibat Jual Beli Surat PCR Palsu, Oknum PNS Ditangkap, Sudah Beraksi 5 Kali

Terlibat Jual Beli Surat PCR Palsu, Oknum PNS Ditangkap, Sudah Beraksi 5 Kali

Regional
Banyak Warga Termakan Hoaks, Keterisian Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Wonogiri Minim

Banyak Warga Termakan Hoaks, Keterisian Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Wonogiri Minim

Regional
Puluhan Orang di Garut Keracunan, Diduga akibat Makanan

Puluhan Orang di Garut Keracunan, Diduga akibat Makanan

Regional
Nakes Bertumbangan, RSUD Wates Buka Lowongan Perawat Besar-besaran

Nakes Bertumbangan, RSUD Wates Buka Lowongan Perawat Besar-besaran

Regional
Kronologi Seorang Pemuda Tewas Saat Latihan Silat, Berawal Dipukul Pelatih di Bagian Dada

Kronologi Seorang Pemuda Tewas Saat Latihan Silat, Berawal Dipukul Pelatih di Bagian Dada

Regional
Hadiah Rp 100 Juta untuk Desa yang Berhasil Pertahankan Wilayah Bebas Karhutla

Hadiah Rp 100 Juta untuk Desa yang Berhasil Pertahankan Wilayah Bebas Karhutla

Regional
Kisah Bagas, Atlet Panahan Asal Klaten di Olimpiade Tokyo, Warisi Bakat dari Ibu

Kisah Bagas, Atlet Panahan Asal Klaten di Olimpiade Tokyo, Warisi Bakat dari Ibu

Regional
Selama 6 Bulan Terakhir, 17 TKW Cianjur Bermasalah di Luar Negeri

Selama 6 Bulan Terakhir, 17 TKW Cianjur Bermasalah di Luar Negeri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X