Bantu Penanganan Covid-19, Ketua RT dan RW di Kabupaten Bogor Naik Gaji

Kompas.com - 02/03/2021, 15:38 WIB
Sejumlah petugas sedang memeriksa surat rapid antigen sebagai syarat untuk ke Puncak Bogor di Simpang Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/2/2021) KOMPAS.com/AFDHALUL IKHSANSejumlah petugas sedang memeriksa surat rapid antigen sebagai syarat untuk ke Puncak Bogor di Simpang Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/2/2021)

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Bupati Bogor Ade Yasin menaikkan insentif untuk ketua rukun tetangga (RT) dan ketua rukun warga (RW) di seluruh Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"(Untuk) 18.952 orang RT/RW, besaran insentif Rp 500.000 per bulan atau Rp 6 juta setahun, per orang," kata Ade dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (2/3/2021).

Ade yang juga sebagai Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor menyebut, insentif bagi para RT dan RW ini telah dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) senilai Rp 113,7 miliar dalam setahun.

Baca juga: Setahun Pandemi, Kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor Diklaim Turun, Bupati Ade Yasin Beri Penghargaan ke Kades

Ia menjelaskan, pemberian gaji tambahan bagi 18.952 ketua RT/RW tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi, karena mereka berada di garda terdepan dalam penanganan virus corona atau Covid-19.

Terlebih di tengah ketidakpastian mengenai Covid-19 ini, menurut Ade, RT/RW lah yang paling mengetahui kebutuhan warga di wilayah mereka.

Selain itu, para ketua RT/RW ini juga merupakan jembatan aspirasi serta ujung tombak pembangunan di Kabupaten Bogor.

"Saya tambahkan insentif RT/RW ini karena awalnya hanya  Rp 300.000 tapi kini menjadi Rp 500.000 per bulan. Ya mudah-mudahan dengan penambahan insentif ini dapat meningkatkan kinerja dan semangat berpatroli untuk menangani rakyat di daerahnya," ujar dia.

Baca juga: Polisi Mulai Uji Coba Tilang Elektronik di Kota Serang, Ini Lokasinya

Menurut Ade, nominal insentif tentunya tak seberapa dibandingkan dengan pengabdian dan tugas mulia melayani masyarakat.

Diharapkan kenaikan gaji ini dapat memulihkan perekonomian masyarakat yang terdampak pandemi secara tidak langsung.

“Semoga apa yang diberikan ini dapat disyukuri dan memotivasi untuk lebih giat dalam mengabdikan diri demi kebaikan dan kemajuan lingkungannya masing-masing. Pemberian insentif ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian mereka,” kata Ade.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X