Ini Alasan Sopir Truk Bunuh Pasutri di Binjai yang Jasadnya Dibuang di Parit Kebun Tebu

Kompas.com - 02/03/2021, 14:57 WIB
Proses evakuasi korban pembegalan di kebun tebu di PTPN II, Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai pada Senin (22/2/2021) pagi. Sepeda motor korban dilarikan dan mayatnya dibuang di parit di kebun tebu. IstimewaProses evakuasi korban pembegalan di kebun tebu di PTPN II, Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai pada Senin (22/2/2021) pagi. Sepeda motor korban dilarikan dan mayatnya dibuang di parit di kebun tebu.

KOMPAS.com - Setelah melakukan serangkain penyelidikan dan penyidikan, polisi berhasil menangkap pelaku pembunuh pasangan suami istri SG (55), dan AST (59), yang jasadnya ditemukan di parit kebun tebu, Binjai, Sumatera Utara, Senin (22/2/2021) sekitar pukul 05.30 WIB.

Pelaku diketahui berinisial SLS (24), warga Desa Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang, Sumut, yang berprofesi sebagai sopir truk.

Kepada polisi, pelaku mengaku nekat menganiaya pasutri tersebut hingga tewas karena mengenal korban.

Baca juga: Sandiwara Pembantu yang Bunuh Majikannya, Tusuk Diri Sendiri dan Mengaku Diperkosa, Malah Jadi Tersangka

Oleh karena itu, ia pun nekat mengakhiri nyawa keduanya.

"Saya kenal korban. Walaupun tidak dekat. Kenal gitu aja," ujarnya sambil tertunduk saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Binjai, Selasa (2/3/2021) pagi.

Sementara itu, Kapolres Binjai AKBP Romadhoni mengatakan, aksi pembunuhan yang dilakukan SLS sudah direncanakannya.

Baca juga: Kronologi Pasutri Dibunuh Sopir Truk, Jasadnya Dibuang di Parit Kebun Tebu di Binjai

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Heboh Biaya Masuk Pantai Anyer Rp 100.000, Berawal dari Wisatawan Unggah Foto Tiket di Medsos

Heboh Biaya Masuk Pantai Anyer Rp 100.000, Berawal dari Wisatawan Unggah Foto Tiket di Medsos

Regional
Geliat Perajin Beduk di Banyumas Mencoba Mendulang Omzet Saat Ramadhan

Geliat Perajin Beduk di Banyumas Mencoba Mendulang Omzet Saat Ramadhan

Regional
Bupati Blitar Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana, Kerugian akibat Gempa Ditaksir Rp 3 M

Bupati Blitar Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana, Kerugian akibat Gempa Ditaksir Rp 3 M

Regional
KKB Bakar 12 Ruang Sekolah di Beoga, Kerugian Capai Rp 7,2 Miliar

KKB Bakar 12 Ruang Sekolah di Beoga, Kerugian Capai Rp 7,2 Miliar

Regional
Curhat Erni, Suaminya Meninggal Saat Bertugas sebagai Polisi, Kini Memulung Barang Bekas untuk Hidupi 7 Anak

Curhat Erni, Suaminya Meninggal Saat Bertugas sebagai Polisi, Kini Memulung Barang Bekas untuk Hidupi 7 Anak

Regional
Prediksi 4,6 Juta Orang Mudik Dini Sebelum Tanggal Pelarangan, Ini Skenario Dishub Jateng

Prediksi 4,6 Juta Orang Mudik Dini Sebelum Tanggal Pelarangan, Ini Skenario Dishub Jateng

Regional
Tak Lagi Menjabat, Eks Wakil Bupati Bandung Barat Pilih Terjun Bisnis Pertanian

Tak Lagi Menjabat, Eks Wakil Bupati Bandung Barat Pilih Terjun Bisnis Pertanian

Regional
Warga Desa Wadas Karawang Kebanjiran di Malam Ramadhan Pertama

Warga Desa Wadas Karawang Kebanjiran di Malam Ramadhan Pertama

Regional
Derita Orangtua Bayi yang Alami Kelainan Langka Organ Perut Keluar: Kami Tak Ada Uang Lagi

Derita Orangtua Bayi yang Alami Kelainan Langka Organ Perut Keluar: Kami Tak Ada Uang Lagi

Regional
Mengenal Jam Istiwa di Masjid Agung Solo, Penentu Waktu Shalat Peninggalan Pakubuwono VIII

Mengenal Jam Istiwa di Masjid Agung Solo, Penentu Waktu Shalat Peninggalan Pakubuwono VIII

Regional
Tiket Masuk Pantai Anyer Rp 100.000 Dibilang Kemahalan, Pengelola: Lihat Dulu Kondisi Pantai seperti Apa

Tiket Masuk Pantai Anyer Rp 100.000 Dibilang Kemahalan, Pengelola: Lihat Dulu Kondisi Pantai seperti Apa

Regional
Cerita Warga Desa di NTT, Meniti Kabel Bekas di Atas Sungai Deras demi Beraktivitas

Cerita Warga Desa di NTT, Meniti Kabel Bekas di Atas Sungai Deras demi Beraktivitas

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kampung Narkoba Disebut Ada yang Membekingi | Dedi Mulyadi Menangis di Dekat Seorang Ibu

[POPULER NUSANTARA] Kampung Narkoba Disebut Ada yang Membekingi | Dedi Mulyadi Menangis di Dekat Seorang Ibu

Regional
Pengakuan Anak yang Laporkan Ibu Kandungnya ke Polisi karena Warisan

Pengakuan Anak yang Laporkan Ibu Kandungnya ke Polisi karena Warisan

Regional
Fakta-fakta Kampung Narkoba yang 'Sulit Tersentuh' Aparat, Punya Pasukan Bayaran Rp 200.000 Sehari, Butuh Sepekan Tembus 'Benteng Pertahanan'

Fakta-fakta Kampung Narkoba yang "Sulit Tersentuh" Aparat, Punya Pasukan Bayaran Rp 200.000 Sehari, Butuh Sepekan Tembus "Benteng Pertahanan"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X