Oknum TNI Aniaya Pemuda, Danrem Binaya: Kasus Ini Tidak Akan Selesai dengan Minta Maaf

Kompas.com - 02/03/2021, 13:56 WIB

AMBON, KOMPAS.com - Komandan Korem 151 Binaya, Kodam XVI Pattimura, Brigjen Arnold AP Ritiauw memastikan oknum TNI yang menganiaya warga di Tepa, Kepulauan Babar, Maluku Barat Daya, berinisial Sertu T, akan diproses dengan hukum militer.

Arnold segera mengirim seorang perwira Korem 151 Binaya ke Tepa, Maluku Barat Daya, untuk menjemput pelaku dugaan penganiayaan itu.

Perwira itu juga membantu menyelesaikan kasus dugaan penganiayaan itu secara kekeluargaan dengan korban.

"Tetap kita proses dan saya akan kirim perwira satu Kasdim ke sana untuk menyelesaikan secara kekeluargaan tapi ke dalam tetap kita hukum secara hukum militer itu berlaku," kata Arnold kepada Kompas.com via telepon seluler, Selasa (2/3/2021).

Baca juga: Danrem Sebut Pemuda yang Dianiaya Oknum TNI Sedang Mabuk, lalu Menggeber Motornya

Ia mengaku, kejadian itu merupakan tindakan spontan yang dilakukan anak buahnya.

Arnold menjamin, anak buahnya tetap mendapat hukuman setimpal.

"Percaya kepada saya ini tidak akan berhenti dengan minta maaf, dia (pelaku) akan ditarik ke kodim dan akan dibawa ke korem untuk diperiksa sesuai ketentuan yang berlaku," jelasnya.

"Dan saya pastikan dia (pelaku) akan dihukum secara aturan karena apa pun ceritanya walaupun dia membenarkan dirinya, tetap dia salah," tambahnya.

Arnold tak akan menutupi kasus tersebut.

 

Pelaku penganiayaan akan diproses sesuai hukum yang berlaku karena telah menganiaya warga.

"Kita tidak membela diri, saya pasti akan hukum pelaku sesuai ketentuan yang berlaku saya sudah bilang sama Dandempom kalau ada kapal mereka sudah bawa dia," ungkapnya.

Sebelumnya, Devian Basry warga Desa Tepa dianiaya seorang oknum TNI AD berinisial Sertu T hingga babak belur, Jumat (26/2/2021).

Baca juga: Seorang Pria Diduga Gangguan Jiwa Bakar Sebuah Rumah, 4 Orang Tewas Terpanggang

Akibat penganiayaan itu korban menderita luka lebam di bagian wajah dan tubuhnya. Kedua mata korban juga sulit dibuka karena mengalami pembengkakan.

Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit oleh keluarganya untuk mendapatkan pertolongan medis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Teringat Dendam Lama, Pemuda di Banjarmasin Aniaya Ayah dan Anak

Teringat Dendam Lama, Pemuda di Banjarmasin Aniaya Ayah dan Anak

Regional
BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pulau Sumba dan Sabu Raijua

BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pulau Sumba dan Sabu Raijua

Regional
Honorer Berpotensi Jadi PPPK, Pemkab Aceh Utara Surati Semua Dinas

Honorer Berpotensi Jadi PPPK, Pemkab Aceh Utara Surati Semua Dinas

Regional
8 Rumah di Lebong Bengkulu Terbakar, 2 Rumah Hangus Total

8 Rumah di Lebong Bengkulu Terbakar, 2 Rumah Hangus Total

Regional
Izin Pijat Tradisional Padepokan Samsudin Dicabut, Wabup Blitar: Nggak Boleh Santri di Sana

Izin Pijat Tradisional Padepokan Samsudin Dicabut, Wabup Blitar: Nggak Boleh Santri di Sana

Regional
Waspada Bencana, Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Banyumas hingga Akhir Pekan Ini

Waspada Bencana, Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Banyumas hingga Akhir Pekan Ini

Regional
3 PNS Tersangka Korupsi Baitul Mal Aceh Utara Belum Diberhentikan, Ini Alasannya

3 PNS Tersangka Korupsi Baitul Mal Aceh Utara Belum Diberhentikan, Ini Alasannya

Regional
Kerangka Manusia Bertato di Kendal Diperkirakan Sudah 1 Bulan Meninggal, Polisi Sebut Ada Bekas Tusukan

Kerangka Manusia Bertato di Kendal Diperkirakan Sudah 1 Bulan Meninggal, Polisi Sebut Ada Bekas Tusukan

Regional
Stok Vaksin Pfizer dan Moderna di Palembang Menipis, Dinkes Ajukan 2.680 Vial untuk Dosis Keempat Nakes

Stok Vaksin Pfizer dan Moderna di Palembang Menipis, Dinkes Ajukan 2.680 Vial untuk Dosis Keempat Nakes

Regional
Pasang Umbul-umbul di Depan Kantor, Perangkat Desa di NTT Tewas Tersengat Listrik

Pasang Umbul-umbul di Depan Kantor, Perangkat Desa di NTT Tewas Tersengat Listrik

Regional
4 Tahun Tak Lapor SPT dan Buat Negara Merugi Rp 6 Miliar, Rumah Warga Kepri Disita

4 Tahun Tak Lapor SPT dan Buat Negara Merugi Rp 6 Miliar, Rumah Warga Kepri Disita

Regional
'Geng ARMI 059', Pelaku Pembacokan di Semarang Ditangkap, Ternyata Masih di Bawah Umur

"Geng ARMI 059", Pelaku Pembacokan di Semarang Ditangkap, Ternyata Masih di Bawah Umur

Regional
Dampak Wacana Kenaikan Tiket TN Komodo, Kunjungan Wisatawan ke Labuan Bajo Disebut Menurun

Dampak Wacana Kenaikan Tiket TN Komodo, Kunjungan Wisatawan ke Labuan Bajo Disebut Menurun

Regional
IRT di Bima Ditemukan Tewas Gantung Diri, Suami Diantar Kades ke Kantor Polisi

IRT di Bima Ditemukan Tewas Gantung Diri, Suami Diantar Kades ke Kantor Polisi

Regional
Mayat Penuh Luka Ditemukan di Purworejo, Terungkap Pelaku Sakit Hati Ditagih Utang

Mayat Penuh Luka Ditemukan di Purworejo, Terungkap Pelaku Sakit Hati Ditagih Utang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.