Gunung Sinabung Kembali Luncurkan Awan Panas Beruntun Sejauh 5.000 Meter

Kompas.com - 02/03/2021, 10:32 WIB
k160-19 02032021 Gunung Sinabung Kembali Luncurkan Awan Panas Beruntun Sejauh 5.000 Meter HENDRI SETIAWANk160-19 02032021 Gunung Sinabung Kembali Luncurkan Awan Panas Beruntun Sejauh 5.000 Meter

KARO, KOMPAS.com - Gunung Api Sinabung yang berada di Kabupaten Karo kembali mengalami peningkatan aktivitas yang sangat signifikan.

Sinabung yang merupakan gunung tertinggi di Sumatera Utara ini kembali mengalami guguran awan panas beruntun pada Selasa (2/3/2021).

Berdasarkan keterangan dari Ketua Tim Tanggap Darurat Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geoligi (PVMBG) Gunung Sinabung, Iing Kusnadi, awan panas guguran dari Gunung Sinabung pertama kali terjadi sekitar pukul 06.42 WIB.

Ia mengatakan, guguran kali ini terjadi secara beruntun hingga pukul 08.20 WIB.

"Hari ini kita mencatat terjadi awan panas dari pukul 06.42 WIB, mengarah ke timur dan tenggara. Dan, kita lihat, awan panas ini terjadi menerus hingga pukul 08.20 WIB," ujar Iing di pos PGA Sinabung, Jalan Kiras Bangun, Simpangempat.

Baca juga: Gunung Sinabung Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran dan Erupsi

Iing menjelaskan, dari aktivitas guguran ini pihaknya mencatat jarak luncur awal sejauh 5.000 meter.

Dari beberapa kali guguran ini, pihaknya mencatat abu vulkanik dari puncak gunung yang meluncur ini sebanyak 13 kali, dengan tinggi kolom abu vulkanik mencapai 5.000 meter.

"Kita catat 13 kali awan panas guguran, dengan jarak luncur sejauh 5.000 dan tinggi kolom 5.000 meter," ucapnya.

Abu vulkanik dengan kondisi berwarna kelabu pekat itu terus membumbung tinggi ke atas puncak sejauh 5.000 meter.

Baca juga: Gunung Sinabung Mengalami Erupsi, Luncurkan Awan Panas Sejauh 2.500 Meter

 

Selain itu, luncuran awan panas terlihat semakin menjauh dari puncak dan menuju ke kaki gunung.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dicabuli Tetangga Saat Mandi, Gadis Tunawicara Berontak, Dipergoki Kakak dan Pelaku Ditahan Polisi

Dicabuli Tetangga Saat Mandi, Gadis Tunawicara Berontak, Dipergoki Kakak dan Pelaku Ditahan Polisi

Regional
Tukang Becak Mendadak Terjatuh dan Meninggal di Jalan Desa Klapasawit Purbalingga

Tukang Becak Mendadak Terjatuh dan Meninggal di Jalan Desa Klapasawit Purbalingga

Regional
Bupati Cianjur Ikut Cegat dan Periksa Truk di Pos Penyekatan, 'Kami Tak Ingin Warga Mudik, Pulangnya Bawa Virus..'

Bupati Cianjur Ikut Cegat dan Periksa Truk di Pos Penyekatan, "Kami Tak Ingin Warga Mudik, Pulangnya Bawa Virus.."

Regional
Pemudik Masuk Kulon Progo Capai 40 Orang Tiap Hari

Pemudik Masuk Kulon Progo Capai 40 Orang Tiap Hari

Regional
Terobos Pos Penyekatan di Cianjur, Mobil Senggol Polisi, Sopirnya Mengaku Kaget

Terobos Pos Penyekatan di Cianjur, Mobil Senggol Polisi, Sopirnya Mengaku Kaget

Regional
Bus Bawa Pemudik Nekat Terobos Pos Penyekatan di Jambi, Sempat Dikejar Petugas, Akhirnya Putar Balik

Bus Bawa Pemudik Nekat Terobos Pos Penyekatan di Jambi, Sempat Dikejar Petugas, Akhirnya Putar Balik

Regional
Cerita Ibu 84 Tahun Gugat Anak Angkat yang Berusia 62 Tahun gara-gara Tak Diperhatikan dan Campuri Urusan Warisan

Cerita Ibu 84 Tahun Gugat Anak Angkat yang Berusia 62 Tahun gara-gara Tak Diperhatikan dan Campuri Urusan Warisan

Regional
Cerita Pemudik Warga Tangerang Diputar Balik di Maja Banten, Awalnya Tak Percaya Ada Penyekatan

Cerita Pemudik Warga Tangerang Diputar Balik di Maja Banten, Awalnya Tak Percaya Ada Penyekatan

Regional
Positif Tes Antigen, Pemudik Nekat Ini Terpaksa Ber-Lebaran di Rusunawa Tegalsari

Positif Tes Antigen, Pemudik Nekat Ini Terpaksa Ber-Lebaran di Rusunawa Tegalsari

Regional
Setelah Doni Monardo Lewat, Tak Ada Penyekatan di Perbatasan Palembang-Jambi

Setelah Doni Monardo Lewat, Tak Ada Penyekatan di Perbatasan Palembang-Jambi

Regional
Bus Dilarang Beroperasi, Taksi Gelap Rute Pematangsiantar-Medan Marak Beraksi

Bus Dilarang Beroperasi, Taksi Gelap Rute Pematangsiantar-Medan Marak Beraksi

Regional
Batal Lamaran Gegara Terjaring Larangan Mudik, Pemuda Ini Putar Balik Bersama 13 Anggota Keluarganya

Batal Lamaran Gegara Terjaring Larangan Mudik, Pemuda Ini Putar Balik Bersama 13 Anggota Keluarganya

Regional
Selama Larangan Mudik, Truk Angkutan Berat Juga Tak Boleh Masuk ke Sumedang

Selama Larangan Mudik, Truk Angkutan Berat Juga Tak Boleh Masuk ke Sumedang

Regional
Evaluasi Hari Ke-1 Larangan Mudik di Jabar: Ada Protes Pekerja, Antrean Kendaraan Menumpuk, gara-gara Kurangnya Petugas Pos Penyekatan

Evaluasi Hari Ke-1 Larangan Mudik di Jabar: Ada Protes Pekerja, Antrean Kendaraan Menumpuk, gara-gara Kurangnya Petugas Pos Penyekatan

Regional
Fakta Terbaru Kasus Sate Beracun Bantul, Aiptu Tomy Diperiksa Secara Lisan, Bantah Menikah Siri dengan Nani

Fakta Terbaru Kasus Sate Beracun Bantul, Aiptu Tomy Diperiksa Secara Lisan, Bantah Menikah Siri dengan Nani

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X