Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari soal Laporan Penyalahgunaan APBD

Kompas.com - 01/03/2021, 22:34 WIB
Mantan bupati Jember Faida saat hendak keluar dari kantor Kejari Jember  Senin (1/3/2021) BAGUS SUPRIADI/KOMPAS.COMMantan bupati Jember Faida saat hendak keluar dari kantor Kejari Jember Senin (1/3/2021)

JEMBER, KOMPAS.com – Mantan bupati Jember Faida diperiksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember, Senin (1/3/2021).

Faida diperiksa sejak pagi hingga sore terkait laporan kasus dugaan penyalahgunaan dana APBD yang terkait Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) miliknya.

Kepala Kejari Jember Prima Idwan Mariza membenarkan pemeriksaan mantan bupati Jember tersebut.

Namun, dia tidak menjelaskan secara detail terkait pemeriksaan tersebut.

“Memang ada, nanti ke kasi Pidsus,” kata dia, di kantor kejaksaan.

Prima juga membenarkan pemeriksaan tersebut terkait dana bantuan bagi Rumah Sakit Bina Sehat.

Baca juga: Oknum TNI Pukuli Pemuda Ini hingga Babak Belur, Begini Penjelasan Danrem

“(Terkait kasus) Bina Sehat,” kata dia, singkat lalu meninggalkan wartawan.

Sementara itu, Faida menghindari wartawan yang sudah menunggunya di depan pintu masuk Kejari Jember.

Saat itu, Faida hendak pulang melewati pintu utama. Namun, karena sudah ditunggu wartawan, dia balik ke belakang.

Setelah itu, memilih keluar dari pintu samping kantor Kejaksaan.

Kasi Pidsus Kejari Jember Setyo Adhi Wicaksono enggan menjelaskan pemeriksaan Faida. Dia menyarankan untuk konfirmasi pada Kasi Intel Jember.

“Silahkan ke kasi intel,” kata dia via WhatsApp.

Sedangkan Kasi Intel Agus Budiarto mengaku belum mengetahui terkait pemeriksaan tersebut.

Sebab, dirinya sedang ada tugas di Surabaya dan tidak mengetahui informasi pemeriksaan tersebut.

“Kalau dilempar ke saya, saya juga bingung jawab apa karena tidak ada informasi ke saya tentang itu,” papar dia.

Sementara itu, pelapor kasus ini yakni Agus Mashudi. Agus melaporkan kasus tersebut pada Kejari Jember pada 6 Januari 2021 lalu.

Dia melaporkan adanya dugaan tindakan penyalahgunaan dana APBD oleh Faida dan ketua yayasan bina sehat senilai Rp 570.000.000 tahun 2016.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa M 5,2 Guncang Bitung Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,2 Guncang Bitung Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Anak Aniaya Ayah Kandungnya hingga Tewas

Polisi Masih Dalami Motif Anak Aniaya Ayah Kandungnya hingga Tewas

Regional
Bahar bin Smith Berdebat dengan Saksi yang Melihat Sopir Dianiaya

Bahar bin Smith Berdebat dengan Saksi yang Melihat Sopir Dianiaya

Regional
Bobol Gudang Barang Bukti Satlantas Polres Gowa, Dua Pria Dibekuk

Bobol Gudang Barang Bukti Satlantas Polres Gowa, Dua Pria Dibekuk

Regional
Bahagianya Tukang Gali Kubur Saat Rumahnya Disulap Jadi Layak Huni

Bahagianya Tukang Gali Kubur Saat Rumahnya Disulap Jadi Layak Huni

Regional
Korban Banjir NTT Ini Kaget Rumahnya yang Penuh Lumpur Dibersihkan Wakil Bupati Terpilih

Korban Banjir NTT Ini Kaget Rumahnya yang Penuh Lumpur Dibersihkan Wakil Bupati Terpilih

Regional
Nekat Mudik, Warga di Daerah Ini Dilarang Kembali dalam Kurun Waktu 6 Bulan

Nekat Mudik, Warga di Daerah Ini Dilarang Kembali dalam Kurun Waktu 6 Bulan

Regional
Kejar KKB, Kapolda Papua: Aparat Tidak Akan Mundur, Kita Cari dan Tangkap

Kejar KKB, Kapolda Papua: Aparat Tidak Akan Mundur, Kita Cari dan Tangkap

Regional
3 Hari Setelah Dibuka Kembali, 8 Taman di Surabaya Dikunjungi Ribuan Pengunjung

3 Hari Setelah Dibuka Kembali, 8 Taman di Surabaya Dikunjungi Ribuan Pengunjung

Regional
Setelah Ditangkap, Jambret Ini Baru Sadar Merampas Kalung Emas Palsu

Setelah Ditangkap, Jambret Ini Baru Sadar Merampas Kalung Emas Palsu

Regional
Ngawur, Ribuan Sampah Medis Dibuang di Hutan, Berbahaya Buat Warga

Ngawur, Ribuan Sampah Medis Dibuang di Hutan, Berbahaya Buat Warga

Regional
Mengenal Beragam Teknologi Pembuatan Vaksin Covid-19 di Dunia

Mengenal Beragam Teknologi Pembuatan Vaksin Covid-19 di Dunia

Regional
PPKM di Balikpapan Diperpanjang, Ada Kelonggaran agar Warga Bisa Shalat Tarawih

PPKM di Balikpapan Diperpanjang, Ada Kelonggaran agar Warga Bisa Shalat Tarawih

Regional
Besok, Penganut Islam Aboge di Probolinggo Mulai Puasa Ramadhan

Besok, Penganut Islam Aboge di Probolinggo Mulai Puasa Ramadhan

Regional
Di Tangan Aep, Batu dari Lereng Merapi Bisa Dijual ke Iran

Di Tangan Aep, Batu dari Lereng Merapi Bisa Dijual ke Iran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X