Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Setelah Tiga Kali Gagal, Akhirnya Wali Kota Serang Divaksin Covid-19

Kompas.com - 01/03/2021, 12:16 WIB
Rasyid Ridho,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

SERANG, KOMPAS.com - Wali Kota Serang, Banten Syafrudin akhirnya divaksin Covid-19 untuk dosis pertama setelah tiga kali gagal  karena tekanan darahnya tinggi.

Sebelumnya, Syafrudin tidak lolos screening pada tanggal 14 Januari 2021 di Pendopo Bupati Tangerang, pada tanggal 18 Januari dan 9 Februari di RSUD Kota Serang.

Pada Senin (1/3/2021), Syafrudin divaksinasi di RSUD Kota Serang bersama dengan kepala OPD di lingkungan Pemkot Serang dan masyarakat katagori lanjut usia (lansia).

Saat proses pemeriksaan kesehatan, Syafrudin dinyatakan memenuhi persyaratan dengan tekanan darah 150/70 mmHg dan gula darah 190 mg/dL.

Baca juga: Rencana Tampung 400 Ton Sampah Tangsel Ditolak Warga, Wali Kota Serang: Jika Mudarat, Tidak Akan Dilanjutkan

Orang nomor satu di Kota Serang itu kemudian disuntik oleh dokter ahli penyakit dalam dr. Nurul Aliyah Suci.

"Sebelum divaksin tadi diperiksa dulu tensi darahnya, gula darahnya. Alhmdulillah, dinyatakan sehat, lalu saya divaksin untuk pertama kali," kata Syafrudin kepada wartawan usai divaksin.

Setelah divaksin, Syafrudin mengaku tidak merasakan gejala apapun. Meskipun, sebelum divaksin merasa tegang.

"Tadi diobservasi selama 15 menit setelah itu engga ada (gejala) apa-apa. Cuma rada pegel saja. Yah tegang, tegang engga biasa disuntik, disuntik yah takut," ujarnya.

Baca juga: Wali Kota Serang Tiga Kali Gagal Divaksin Covid-19, Ini Penyebabnya

Syafrudin meminta kepada masyarakat untuk tidak ragu lagi divaksin, dan tidak memercayai informasi tidak benar atau hoax yang berdar bahwa vaksin Covid-19 tidak aman.

"Saya sudah membuktikan sendiri bahwa vaksin itu bermanfaat bagi masyarajat bagi kita semua tidak ada efek apa apa, aman," kata Syafrudin.

Diungkapkan Syafrudin, vaksinasi tahap dua yang menjadi target sasaran yakni lansia dan pelayan publik di lingkungan Pemkot Serang dan Instansi vertikal.

"Semua pelayan publik, forum komunikasi pimpinan daerah, tokoh masyarakat, dan khusus lansia sudah kita siapkan 23.000 vaksin," katanya.

Baca juga: Batal Divaksin karena Tensi, Wali Kota Serang Mengaku Habis Makan Durian

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Sakit Hati Menantu terhadap Ibu Mertua yang Berujung Maut

Sakit Hati Menantu terhadap Ibu Mertua yang Berujung Maut

Regional
Kapal Tanpa Nama dari Bima Sudah Dua Hari Hilang Kontak di Perairan Gili Motang Labuan Bajo

Kapal Tanpa Nama dari Bima Sudah Dua Hari Hilang Kontak di Perairan Gili Motang Labuan Bajo

Regional
Polisi di Pelalawan Setir Mobil Sambil Mabuk, Tabrak Pagar Kantor

Polisi di Pelalawan Setir Mobil Sambil Mabuk, Tabrak Pagar Kantor

Regional
Harga Bawang Merah Tembus Rp 70.000 Per Kg, Ibu-ibu di Semarang Pusing

Harga Bawang Merah Tembus Rp 70.000 Per Kg, Ibu-ibu di Semarang Pusing

Regional
Pemasangan Talud Pelabuhan Nelayan di Bangka Terkendala Kewenangan

Pemasangan Talud Pelabuhan Nelayan di Bangka Terkendala Kewenangan

Regional
Dampak Banjir Bandang di Lombok Utara, 13 Rumah Warga dan Jembatan Rusak

Dampak Banjir Bandang di Lombok Utara, 13 Rumah Warga dan Jembatan Rusak

Regional
Cepatnya Peningkatan Status Gunung Ruang, Potensi Tsunami Jadi Faktor

Cepatnya Peningkatan Status Gunung Ruang, Potensi Tsunami Jadi Faktor

Regional
'Tradisi' Warga Brebes Usai Idul Fitri, Gadaikan Perhiasan Emas Setelah Dipakai Saat Lebaran

"Tradisi" Warga Brebes Usai Idul Fitri, Gadaikan Perhiasan Emas Setelah Dipakai Saat Lebaran

Regional
Banjir Bandang di Musi Rawas Utara, 2 Korban Tewas, 1 Hilang

Banjir Bandang di Musi Rawas Utara, 2 Korban Tewas, 1 Hilang

Regional
Penduduk Pulau Tagulandang Dihantui Hujan Batu Pasir Gunung Ruang

Penduduk Pulau Tagulandang Dihantui Hujan Batu Pasir Gunung Ruang

Regional
Soal Dugaan Kekerasan Seksual di Kampusnya, BEM Undip: Banyak Korban Takut Bersuara

Soal Dugaan Kekerasan Seksual di Kampusnya, BEM Undip: Banyak Korban Takut Bersuara

Regional
Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup Sementara akibat Dampak Erupsi Gunung Ruang

Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup Sementara akibat Dampak Erupsi Gunung Ruang

Regional
Namanya Masuk Bursa Pilkada Solo, Gusti Bhre: Saya Fokus di Mangkunegaran Dulu

Namanya Masuk Bursa Pilkada Solo, Gusti Bhre: Saya Fokus di Mangkunegaran Dulu

Regional
Fakta Terkini Erupsi Gunung Ruang di Sitaro, Status Awas dan Soal Potensi Tsunami

Fakta Terkini Erupsi Gunung Ruang di Sitaro, Status Awas dan Soal Potensi Tsunami

Regional
Warga Terima Uang Ganti Rugi Dampak Pembangunan Bendungan Jragung, Ada yang Rp 120.000

Warga Terima Uang Ganti Rugi Dampak Pembangunan Bendungan Jragung, Ada yang Rp 120.000

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com