Kompas.com - 01/03/2021, 11:55 WIB
Foto tangkapan layar Presiden Joko Widodo meninjau vaksinasi Covid-19 massal yang digelar di Pasar Beringharjo dan Benteng Vredeburg, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (1/3/2021). Kompas.com/Fitria Chusna FarisaFoto tangkapan layar Presiden Joko Widodo meninjau vaksinasi Covid-19 massal yang digelar di Pasar Beringharjo dan Benteng Vredeburg, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (1/3/2021).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Vaksinasi massal Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta dilangsungkan di tiga titik yaitu di Taman Parkir Abu Bakar Ali, Pasar Beringharjo, dan Benteng Vredeburg.

Dalam kesempatan ini, Presiden Repubklik Indonesia Jokowi meninjau vaksinasi massal di dua titik yaitu Pasar Beringharjo dan Benteng Vredeburg.

Jokowi berharap, setelah dilakukan vaksinasi massal tahap kedua, perekonomian dan pariwisata DIY kembali merangkak naik.

"Pada hari ini saya berkunjung ke DIY khususnya di kota Yogyakarta kita lihat proses vaksinasi yang dilakukan untuk para pedagang di pasar Beringharjo berjalan lancar dan juga ada PKL, pelaku usaha kemudian penjaga toko karyawan," kata Jokowi dalam sambutannya di Benteng Vredeburg, Senin (3/2/2021).

Baca juga: Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Ia menyampaikan, total vaksinasi tahap kedua di DIY sebanyak 19 ribu orang lebih.

Diharapkan selesai vaksinasi, ekonomi bisa pulih, dan juga pariwisata Yogyakarta dapat bergeliat kembali.

"Proses vaksinasinya berjalan lancar, total 19 ribu lebih kita harapkan selesaikan sehingga kita berharap ekonomi bisa pulih kembali bangkit dan pariwisata di Yogyakarta bisa bergeliat kembali dan menumbuhkan ekonomi di Yogyakarta," kata Jokowi.

Sementara itu Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti menjelaskan, vaksinasi Covid-19 diberikan kepada 19.980 yang diberikan secara bertahap selama 6 hari.

"19.980 secara bertahap selama 6 hari, hari ini 3.200 di 3 titik, dan itu melibatkan 280 tenaga medis baik dokter maupun vaksinator, per hari lho ya, ini khusus pedagang pelaku usaha andong becak, harapan kami memproteksi dan melindungi mereka dan orang lain," kata Haryadi.

Baca juga: Jokowi Tinjau Vaksinasi Covid-19 Pedagang Pasar Beringharjo Yogyakarta

Haryadi menyampaikan, vaksinasi tahap kedua untuk lansia sangat penting, diharapkan warga secara proaktif mendaftar melalui RT dan RW.

"Lebih penting lansia sangat penting bagi kami, tahapan secara proaktif mendaftar melalui RT dan RW, kami melibatkan 280 Tenaga medis terdiri dari dokter dan vaksinator, juga melibatkan 18 puskesmas, 11 rumah sakit dan 2 klinis dari Polri, belum ada laporan penolakan," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X