Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Kompas.com - 01/03/2021, 11:39 WIB
Foto tangkapan layar Presiden Joko Widodo meninjau vaksinasi Covid-19 massal yang digelar di Pasar Beringharjo dan Benteng Vredeburg, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (1/3/2021). Kompas.com/Fitria Chusna FarisaFoto tangkapan layar Presiden Joko Widodo meninjau vaksinasi Covid-19 massal yang digelar di Pasar Beringharjo dan Benteng Vredeburg, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (1/3/2021).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo melakukan peninjauan vaksinasi massal di Pasar Beringharjo dan Beteng Vredeberg, Yogyakarta.

Dalam pemantauan ini, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengklaim pelaksanaan vaksinasi lebih tertata dan rapi jika dibanding vaksinasi sebelumnya.

"Alhamdulillah tadi pelaksanaannya lebih rapi, setiap jam kita batasi. Seperti tadi di Pasar Beringharjo dibatasi 120 orang setiap jamnya, lalu di sini (Beteng) 140 orang tiap jamnya," ujarnya, Senin (1/3/2021).

Baca juga: Jokowi Tinjau Vaksinasi Covid-19 Pedagang Pasar Beringharjo Yogyakarta

Ia menyampaikan, target vaksinasi tahapan kedua ini 38 juta sasaran, jika dua kali suntik, maka dosis yang dibutuhkan berkisar 76 juta.

"Ini kan sesudah tahap 1 telah selesai untuk nakes kita lanjutkan tahap kedua pada bulan Maret ini. Ada 38 juta sasaran yang disuntik kalau 2 kali suntik 76 juta harapannya selesai pada bulan Juni," kata dia.

Baca juga: Jokowi: Vaksinasi Massal di Yogyakarta untuk Dukung Pariwisata dan Ekonomi Bangkit Kembali

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia memaparkan, dari 38 juta sasaran ini terbanyak adalah lansia yang berjumlah 21 juta. Lansia didahulukan karena jika terpapar memiliki fatalitas tinggi.

Setelah lansia, sasaran berikutnya adalah sektor pelayanan publik seperti pedagang, dan awak media.

"Yang paling banyak 21,6 juta lansia karena ini balik lagi yg paling rawan fatalitas tinggi. Setelah nakes kita berikan berdasarkan dengan tingkat fatalitas tinggi. Lalu tenaga publik karena banyak bertemu dengan orang banyak," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gandeng E-Commerce, Dompet Dhuafa Ajak Semua Orang Berkurban dengan Mudah

Gandeng E-Commerce, Dompet Dhuafa Ajak Semua Orang Berkurban dengan Mudah

Regional
Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X