Kompas.com - 28/02/2021, 11:35 WIB
Didik Wardaya Kepala Disdikpora DIY ditemui di Kompleks Kepatihan Kota Yogyakarta, Senin (3/1/2021) Kompas.com/Wisang Seto PangaribowoDidik Wardaya Kepala Disdikpora DIY ditemui di Kompleks Kepatihan Kota Yogyakarta, Senin (3/1/2021)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 16.909 guru dan tenaga kependidikan (GTK) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan menerima vaksinasi Covid-19 tahap dua.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY Didik Wardaya mengatakan, pihaknya hanya mendata para guru dan tenaga kependidikan di tingkat SMA, SMK dan SLB.

"Kita kemarin sudah melakukan pendataan terhadap guru dan tenaga kependidikan yang ada di sekolah. Jadi semua warga sekolah sudah kita data dan data itu sudah kita kirimkan ke dinas kesehatan yang nanti yang menjalankan vaksinasi dinas kesehatan," ujar Kepala Disdikpora DIY Didik Wardaya dihubungi wartawan, Minggu (28/2/2021).

Baca juga: Cerita Lansia Pertama yang Disuntik Vaksin di Yogyakarta

Dia menjelaskan, pendataan terhadap guru untuk jenjang sekolah menengah pertama (SMP) merupakan kewenangan kabupaten/kota.

"Yang kemarin kita data jumlahnya ada 16.909 orang. Tetapi kemarin karena datanya harus ada nomor HP dan yang belum ada nomor HP-nya ada 312 orang. 16.793 data sudah lengkap," katanya.

Didik menambahkan, vaksinasi tersebut tidak hanya ditujukan bagi para guru, tetapi juga termasuk staf tata usaha, sekuriti dan semua yang bertugas di sekolah.

"Itu (16.909) sudah termasuk dengan pegawai TU. Jadi data itu semua warga sekolah di tingkat SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta," kata dia.

Baca juga: 20 Lansia Telah Divasin Covid-19 di RS Pratama Kota Yogyakarta

Vaksinasi untuk guru dan tenaga pendidikan bertujuan agar pembelajaran tatap muka bisa dimulai bertepatan dengan tahun ajaran baru 2021/2022 pada Juli mendatang.

"Nanti saat sekolah tatap muka tidak langsung full tetapi bertahap dari jenjang yang tinggi yaitu SMA. Misal siswa masuk seminggu dua kali atau tiga kali," ujarnya

Untuk sekolah tatap muka di DIY akan berlangsung selama tiga jam.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X