Diduga Cabuli Bocah 6 Tahun, Pelajar SMP Ditangkap dan Rumahnya Dirusak Massa

Kompas.com - 27/02/2021, 20:51 WIB
Kondisi rumah milik orang tua pelaku pencabulan yang dirusak sekelompok warga KOMPAS.COM/SYARIFUDINKondisi rumah milik orang tua pelaku pencabulan yang dirusak sekelompok warga

DOMPU, KOMPAS.com- Pelajar sekolah menengah pertama (SMP) berusia 14 tahun, warga Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), karena diduga mencabuli seorang anak perempuan berusia 6 tahun. 

Warga yang kesal dengan ulah remaja itu sampai merusak rumah orangtuanya. Ayah pelajar itu juga jadi korban amuk massa.

Sedangkan remaja itu kini mendekam di tahanan Polres Dompu. 

"Pelaku ditangkap pada Jumat (26/02/2021) sore," kata Paur Subbagian Humas Polres Dompu, Aiptu Hujaifah kepada Kompas.com, Sabtu (27/2/2021).

Baca juga: Kades di Rembang Nyaris Diamuk Massa gara-gara Dituduh Selingkuh, Ini Kata Polisi

Hujaifah mengungkapkan, kejahatan asusila yang dilakukan pelajar terhadap anak tetangganya itu terjadi di rumah korban pada Kamis (16/02/2021).

"Tersangka N diduga mencabuli korban dengan iming-iming uang Rp 5.000. Korban adalah anak yatim piatu yang merupakan tetangganya sendiri," ujar Hujaifah

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pencabulan itu akhirnya terbongkar setelah teman korban menceritakan kepada kakak korban, S (35).

Kakak perempuan yang mendengar cerita itu pun kaget, lalu menanyakan kebenarannya kepada adiknya.

Ketika ditanya oleh sang kakak, bocah yang baru duduk di bangku kelas 1 SD itu akhirnya menceritakan perbuatan pelajar SMP itu.

Baca juga: Kabur 5 Bulan, Buronan Pencabulan Siswi Padang Pariaman Ditangkap di Riau

Terkejut mendengar jawaban korban, keluarga lantas melaporkan ke Polsek Manggelewa.

"Mendapat laporan dugaan pelecehan seksual itu, Jumat (26/2/2021) sekitar pukul 18.40 wita, petugas mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku di rumahnya," tutur Hujaifah

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anak di Bawah 12 Tahun di Karawang Tak Boleh Masuk Tempat Wisata, Pengunjung Dibatasi 25 Persen

Anak di Bawah 12 Tahun di Karawang Tak Boleh Masuk Tempat Wisata, Pengunjung Dibatasi 25 Persen

Regional
Cerita Penumpang Pesawat Citilink Saat Anak Kecil Lepas Penutup Tuas Pintu Darurat: Pramugari Berlarian...

Cerita Penumpang Pesawat Citilink Saat Anak Kecil Lepas Penutup Tuas Pintu Darurat: Pramugari Berlarian...

Regional
Pria Ini Mengaku Dibegal ke Polisi Agar Tidak Ketahuan Gelapkan Uang Perusahaan untuk Berjudi

Pria Ini Mengaku Dibegal ke Polisi Agar Tidak Ketahuan Gelapkan Uang Perusahaan untuk Berjudi

Regional
Citilink Tujuan Jakarta-Batam Mendarat Darurat di Palembang, Ini Faktanya

Citilink Tujuan Jakarta-Batam Mendarat Darurat di Palembang, Ini Faktanya

Regional
72 Siswa SMA Negeri 2 Cilacap Positif Covid-19, Terdeteksi Saat Akan Ada Kunjungan Jokowi

72 Siswa SMA Negeri 2 Cilacap Positif Covid-19, Terdeteksi Saat Akan Ada Kunjungan Jokowi

Regional
Perjuangan Guru dan Siswa SD di Sidrap, Seberangi Sungai Deras dengan Rakit untuk Sekolah

Perjuangan Guru dan Siswa SD di Sidrap, Seberangi Sungai Deras dengan Rakit untuk Sekolah

Regional
Suami Siri yang Bunuh Istri di Malang Ditangkap, Motifnya Kesal karena Tak Dihargai

Suami Siri yang Bunuh Istri di Malang Ditangkap, Motifnya Kesal karena Tak Dihargai

Regional
Pesawat Citilink Tujuan Batam Mendarat Darurat di Palembang akibat Seorang Anak Lepas Penutup Tuas Pintu Darurat

Pesawat Citilink Tujuan Batam Mendarat Darurat di Palembang akibat Seorang Anak Lepas Penutup Tuas Pintu Darurat

Regional
Lansia di Daerah Terpencil Jombang Tutup Pintu Saat Tim Vaksinasi Datang, Takut Disuntik hingga Dirayu Polisi

Lansia di Daerah Terpencil Jombang Tutup Pintu Saat Tim Vaksinasi Datang, Takut Disuntik hingga Dirayu Polisi

Regional
Pilot Citilink Lakukan Prosedur Keselamatan Saat Seorang Anak Menarik Tuas Penutup Pintu Darurat

Pilot Citilink Lakukan Prosedur Keselamatan Saat Seorang Anak Menarik Tuas Penutup Pintu Darurat

Regional
Sembuh dari Covid-19, Wakil Wali Kota Madiun Langsung Bertugas ke Surabaya

Sembuh dari Covid-19, Wakil Wali Kota Madiun Langsung Bertugas ke Surabaya

Regional
Kembali Berjaya di Cabor Sepatu Roda, Papua Tambah 2 Emas

Kembali Berjaya di Cabor Sepatu Roda, Papua Tambah 2 Emas

Regional
Sekda Kota Tegal Persilakan Warga Jalan Ahmad Yani Gugat Proyek 'Malioboro'

Sekda Kota Tegal Persilakan Warga Jalan Ahmad Yani Gugat Proyek "Malioboro"

Regional
Korban Dugaan Investasi Fiktif Guru Madrasah di Bogor Jadi 937 Orang

Korban Dugaan Investasi Fiktif Guru Madrasah di Bogor Jadi 937 Orang

Regional
Bupati Maybrat Beri Jaminan Keamanan bagi 7 Guru yang Dikirim untuk Mengajar di Papua Barat

Bupati Maybrat Beri Jaminan Keamanan bagi 7 Guru yang Dikirim untuk Mengajar di Papua Barat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.