Kasus Besan Bacok Besan gara-gara Menantu Terlalu Cepat Melahirkan, Pelaku Masih Buron

Kompas.com - 27/02/2021, 12:30 WIB
Korban pembacokan besannya sendiri masih terbaring di Puskesmas Idi Tunong, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (25/2/2021). Kasis besan bacok besan ini gara-gara menantu terlalu cepat melahirkan. KOMPAS.COM/MASRIADI SAMBOKorban pembacokan besannya sendiri masih terbaring di Puskesmas Idi Tunong, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (25/2/2021). Kasis besan bacok besan ini gara-gara menantu terlalu cepat melahirkan.

 

ACEH TIMUR, KOMPAS.com - Penyidik Polres Aceh Timur, hingga Jumat (26/2/2021) memeriksa empat saksi dalam kasus besan membacok besan di Desa Alue Lhok, Kecamatan Idi Tunong, Kabupaten Aceh Timur,  Senin (22/2/2021) sekitar pukul 18.45 WIB. 

Kasus itu berawal saat IS (47) mendatangi Sulaiman Thaib (47), keduanya warga Desa Alue Lhok, Kecamatan Idi Tunong, Kabupaten Aceh Timur.

Kedatangan IS memprotes Sulaiman, karena putra Sulaiman berinisial MY bertanggungjawab atas kehamilan putri IS berinisial AI.

Mendengar tuntutan itu, Sulaiman menjawab bahwa MY dan AI menikah pada bulan Agustus 2020. Namun, pada bulan November 2020, atau tiga bulan setelah menikah, AI sudah melahirkan.

Artinya, AI mengandung bukan anak dari MY. Sehingga, MY meninggalkan istrinya yang baru dinikahi itu.

Baca juga: Besan Bacok Besan di Aceh Timur, gara-gara Menantu Terlalu Cepat Melahirkan

“Kami sudah periksa empat saksi yang mengetahui dan melihat kejadian itu. Saat ini, penyidik juga menunggu korban pulih. Kabar terakhir, korban sudah pulang ke rumah setelah sebelumnya dirawat di rumah sakit,” kata Kapolres Aceh Timur, AKBP Eko Widiantoro, dalam keterengan tertulisnya.

Dia menyebutkan, penyidik terus mencari keberadaan pelaku yang melarikan diri sesaat setelah kejadian.

Menurutnya, kasus pertengkaran antarbesan itu menjadi perhatian publik. Apalagi kasus ini viral di media sosial.

“Kami buru pelakunya sampai ketemu. Saya imbau, pelaku menyerahkan diri. Kalau pun tidak menyerahkan diri, maka polisi akan mencari sampai ketemu untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” kata Kapolres.

Sebelumnya diberitakan, kasus unik terjadi di Desa Alue Lhok, Kecamatan Idi Tunong, Kabupaten Aceh Timur,  Senin (22/2/2021) sekitar pukul 18.45 WIB. Pasalnya, antarbesan bertengkar hingga terjadi pembacokan.

Baca juga: Dua Besan Bertengkar, Lalu Berujung Pembacokan, Ini Kronologinya



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disangka Tertidur di Sawah, Buruh Tani Ternyata Tewas Tersengat Listrik

Disangka Tertidur di Sawah, Buruh Tani Ternyata Tewas Tersengat Listrik

Regional
Pengendara Motor yang Masturbasi di Tepi Jalan Diduga Gangguan Jiwa, Polisi: Akan Kita Lakukan Pemeriksaan

Pengendara Motor yang Masturbasi di Tepi Jalan Diduga Gangguan Jiwa, Polisi: Akan Kita Lakukan Pemeriksaan

Regional
Wanita Ini Dibunuh karena Korban Ancam Berteriak jika Pelaku Tak Bisa Gandakan Uang Rp 140 Juta

Wanita Ini Dibunuh karena Korban Ancam Berteriak jika Pelaku Tak Bisa Gandakan Uang Rp 140 Juta

Regional
Setelah Serangkaian Kekerasan KKB, Begini Kondisi di Beoga, Papua

Setelah Serangkaian Kekerasan KKB, Begini Kondisi di Beoga, Papua

Regional
Ayah Pelaku Pelemparan Batu di Kotagede Yogyakarta Antar Anaknya Mengaku ke Kantor Polisi

Ayah Pelaku Pelemparan Batu di Kotagede Yogyakarta Antar Anaknya Mengaku ke Kantor Polisi

Regional
Jual Daging Anjing di Sukoharjo Dilarang, Melanggar Bakal Dipidana 3 Bulan Penjara

Jual Daging Anjing di Sukoharjo Dilarang, Melanggar Bakal Dipidana 3 Bulan Penjara

Regional
Gubernur Riau Bantu Beras 5 Ton ke Korban Banjir di Indragiri Hulu

Gubernur Riau Bantu Beras 5 Ton ke Korban Banjir di Indragiri Hulu

Regional
Ganjar Nyalakan Kembali Api Abadi Mrapen

Ganjar Nyalakan Kembali Api Abadi Mrapen

Regional
Terungkap, Otak Pembunuhan Pengusaha Wajan di Bantul Istrinya Sendiri, Motifnya Cinta Segitiga

Terungkap, Otak Pembunuhan Pengusaha Wajan di Bantul Istrinya Sendiri, Motifnya Cinta Segitiga

Regional
Agar Warga Mau Datang ke TPS Saat PSU, Pemkot dan KPU Banjarmasin Sediakan Doorprize

Agar Warga Mau Datang ke TPS Saat PSU, Pemkot dan KPU Banjarmasin Sediakan Doorprize

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 April 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 April 2021

Regional
Akun Medsos Unej yang Diretas Belum Pulih, Peretas Berupaya Login Email 20 Kali

Akun Medsos Unej yang Diretas Belum Pulih, Peretas Berupaya Login Email 20 Kali

Regional
Cegah Pencemaran Sungai, Peternak Sapi Perah Diminta Buat Tempat Penampungan Kotoran

Cegah Pencemaran Sungai, Peternak Sapi Perah Diminta Buat Tempat Penampungan Kotoran

Regional
Heboh Belasan Remaja Mandi di Bak Truk yang Berjalan, Polisi: Sudah Kita Lakukan Penindakan

Heboh Belasan Remaja Mandi di Bak Truk yang Berjalan, Polisi: Sudah Kita Lakukan Penindakan

Regional
Pemudik yang Masuk Blora Wajib Bawa Surat Bebas Covid-19

Pemudik yang Masuk Blora Wajib Bawa Surat Bebas Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X