Kompas.com - 26/02/2021, 21:22 WIB
Bupati dan Wakil Bupati OKU Selatan Popo Ali Martopo- Soliehin Abuasir, saat dilantik di Griya Agung Palembang, oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Jumat (26/2/2021). HANDOUTBupati dan Wakil Bupati OKU Selatan Popo Ali Martopo- Soliehin Abuasir, saat dilantik di Griya Agung Palembang, oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Jumat (26/2/2021).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Sebanyak enam bupati dan wakil bupati terpilih dilantik Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru setelah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengeluarkan surat keputusan hasil Pilkada Serentak 2020 kemarin.

Adapun enam bupati dan wakilnya yang dilantik tersebut yakni Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) pasangan Kuryana Aziz-Johan Anuar, OKU Timur Lanosin- HM Adi Nugra Purna Yudha, OKU Selatan Popo Ali Martopo- Solihien Abuasir, Ogan Ilir (OI) Panca Wijaya Akbar - Ardani, Musi Rawas (Mura) Ratna Machmud- Suwarti dan Muratara Devi Suhartoni-Innayatullah.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengingatkan kepada seluruh bupati dan wakilnya yang baru dilantik untuk segera menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD).

 

Baca juga: Gubernur Sumsel Akan Lantik 6 Bupati Secara Tatap Muka, Ini Alasannya

Selain itu, ia meminta seluruh kepala daerah tetap selalu berada di wilayah masing-masing terlebih lagi saat ini sedang terjadi bencana kebakaran hutan dan lahan.

"Jangan jadi bupati Jakarta, boleh saja kalau ada urusan keluarga dan urusan dinas. Tapi jangan berdomisili di Jakarta, karena masyarakat butuh pelayanan," kata Herman sesai pelantikan, Jumat (26/2/2021).

Selain itu, Herman pun meminta kepada bupati dan wakilnya bekerja dengan porsi masing-masing.

"Jangan sampai terdengar lagi pemimpin lapor sama wakilnya. Wakil itu membantu tugas kepala daerah, jadi berikanlah tugas dan porsi masing-masing," ujarnya.

Baca juga: Ratusan Polisi di Sumsel Dites Urine Mendadak, Seorang Bintara Kedapatan Positif Narkoba

Sementara itu, Bupati OKU Selatan Popo Ali Martopo mengatakan, ia akan memprioritaskan penanganan Covid-19. Sebab, dampak dari pandemi membuat perekonomian masyarakat menjadi anjlok

"Kalau penyebaran Covid-19 di OKU Selatan rendah maka perekonomian bisa kembali meningkat. Maka kita akan fokuskan itu dulu sekarng. Kami juga fokus untuk pencegahan bencana alam seperti kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)," kata Popo Ali.

Selain itu, untuk meningkatakan geliat perekonomian, Pemerintah Kabupaten OKU Selatan kembali mengembangkan wisata alam dan sport tourism kepada publik untuk menarik kembali wisatawan berkunjung ke OKU Selatan.

"Tema kita sport tourism, yaitu olahraga tetapi berpariwisata yang ditonjolkan ke publik sehingga bisa membuat masyarakat dan wisata nyaman berkunjung ke OKU Selatan," ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X