Kompas.com - 26/02/2021, 20:52 WIB
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dan jajarannya menunjukkan barang bukti yang disita dari penangkapan pelaku aksi premanisme di Mapolresta Solo, Jateng, Jumat (26/2/2021). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dan jajarannya menunjukkan barang bukti yang disita dari penangkapan pelaku aksi premanisme di Mapolresta Solo, Jateng, Jumat (26/2/2021).

SOLO, KOMPAS.com - Sebanyak sembilan pelaku aksi premanisme menggunakan senjata tajam (sajam) ditangkap polisi di lokasi berbeda di Solo, Jawa Tengah.

Mereka telah ditetapkan tersangka dan diancam Pasal 2 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 dan atau Pasal 335 ayat (1) ke-1 KUHP dengan ancaman 15 tahun perjara.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menerangkan, dari sembilan pelaku itu enam di antaranya ditangkap di Sondakan, Laweyan, Minggu (14/2/2021) siang.

Mereka menganiaya dan merusak bersama delapan orang lainnya yang saat ini masih berstatus daftar pencarian orang (DPO).

"Delapan orang masih dalam pencarian orang (DPO)," kata Luthfi di Mapolresta Solo, Jawa Tengah, Jumat (26/2/2021).

Baca juga: Solo Disebut Miliki Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi di Indonesia, Dinkes: Ini Tidak Benar

Dalam aksinya, keenam pelaku ini membawa sarana berupa sepeda motor, sajam, dan tongkat pemukul (button stick).

Aksi itu mereka lakukan dengan dalih amaliah.

"Kita terus kejar delapan DPO itu. Imbauan saya segera menyerah. Kita akan jebol sampai ke akar-akarnya kelompok tertentu itu yang menjurus premanisme," kata dia.

Dikatakan Luthfi, dari enam pelaku itu dua ditangkap di sebuah kamar hotel bersama dengan seorang perempuan.

"Ini baru kita kembangkan dengan IT barang kali mereka terlibat prostitusi online," tutur dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X