"Sekalipun Beliau Presiden RI, tetapi Sangat Sederhana, Menghargai Kita Apa Adanya"

Kompas.com - 24/02/2021, 19:44 WIB
Presiden Jokowi saat meninjau lahan food estate (lumbung pangan) di Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (23/2/2021). KOMPAS.com/DOKUMEN HUMAS PEMDA SUMBA TENGAHPresiden Jokowi saat meninjau lahan food estate (lumbung pangan) di Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (23/2/2021).

KOMPAS.com - Aksi Presiden Joko Widodo berjalan sambil memegang payung di pematang saat hujan deras menuai perhatian banyak pihak.

Aksi Jokowi itu juga terekam dalam sebuah video berdurasi 30 detik. Video itu pun viral di media sosial.

Bupati Sumba Tengah Paulus S K Limu mengaku terkesan dengan tindakan Presiden Jokowi.

Paulus yang melihat langsung Jokowi menaiki bambu menuju pematang ke tengah sawah. Menurutnya, Jokowi merupakan sosok yang sederhana.

"Ini yang menjadi panutan kita. Sekalipun beliau adalah Presiden Republik Indonesia, tetapi perilakunya sangat sederhana, sangat menghormati menghargai kita apa adanya," kata Paulus saat dihubungi, Selasa (23/2/2021).

Baca juga: Kronologi Uang Nasabah BRI Raib, Tabungan Rp 13 Juta Tersisa Rp 500.000 Keesokan Harinya

Paulus menyebutkan, masyarakat di wilayah itu sepakat mengabadikan nama Jokowi di salah satu bukit di area food estate (lumbung pangan) tersebut.

"Kita menamakan Pendopo Bukit Jokowi. Karena rumah ada juga (di sana)," ungkap Paulus.

Sebelumnya, bukit itu bernama Ngora Lenang yang terletak di Desa Makatakeri, Kecamatan Katikutana, Sumba Tengah.

Pemda, kata Paulus, sejauh ini sudah menjadikan lokasi itu sebagai tempat agrowisata.

Video berdurasi 30 detik yang viral di media sosial itu ternyata direkam Kepala Kantor Karantina Pertanian Wilayah Kerja Waikelo, Kabupaten Sumba Barat Daya, Verderika Lobo.

 

Presiden Jokowi memberikan keterangan pers setelah meninjau lahan food estate di Kabupaten Sumba Tengah, Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (23/2/2021).KOMPAS.com/DOKUMEN HUMAS PEMDA SUMBA TENGAH Presiden Jokowi memberikan keterangan pers setelah meninjau lahan food estate di Kabupaten Sumba Tengah, Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (23/2/2021).
Verderika menceritakan pengalamannya saat mereka video itu. Menurutnya, hujan deras turun saat kunjungan Presiden Jokowi.

"Saya pun juga basah kuyup. Ketika saya melihat Bapak Presiden menaiki bambu yang disediakan untuk jalan di pematang itu, saya bangga dan saya kaget," kata Verderika kepada Kompas.com, melalui sambungan telepon, Rabu (24/2/2021).

Melihat tindakan Presiden, Verderika spontan mengeluarkan ponsel. Ia merekam Jokowi yang sedang berjalan di pematang itu.

"Meskipun handphone saya harus kena hujan. Kemudian saya videokan itu. Sampai saya teriak 'Presidenku'," ujar Verderika.

Baca juga: Video Viral Presiden Jokowi Berjalan di Pematang Saat Hujan Lebat, Ini Cerita Pemilik Video

Video itu lalu dibagikan ke sejumlah media sosial. Awalnya, Verderika tak tahu video yang direkamnya itu viral di media sosial.

Sejumlah rekannya lalu memberi tahu lewat pesan WhatsApp.

Verderika mengaku bangga dengan tindakan yang dilakukan Presiden Joko Widodo. Meski, dirinya hanya bisa melihat Presiden Jokowi dari jauh.

Ia pun berharap masyarakat Kabupaten Sumba Tengah bisa sejahtera dengan program food estate dari pemerintah pusat.

"Sudah sangat luar biasa ya bantuan dari pemerintah untuk Kabupaten Sumba Tengah. Semoga masyarakatnya semakin maju dengan diberikan bantuan seperti itu," ungkap Verderika.

(KOMPAS.com/Ignasius Sara)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X