Kompas.com - 24/02/2021, 14:30 WIB
Warga menulis aksara Sunda di atas kain saat pemecahan Original Rekor Indonesia (ORI) di Batujaya, Karawang, Jawa Barat, Jumat (21/9/2018). Penulisan aksara Sunda sepanjang 385 meter berhasil memecahkan rekor ORI yang bertujuan untuk melestarikan aksara Sunda di Indonesia. ANTARA FOTO/M Ibnu ChazarWarga menulis aksara Sunda di atas kain saat pemecahan Original Rekor Indonesia (ORI) di Batujaya, Karawang, Jawa Barat, Jumat (21/9/2018). Penulisan aksara Sunda sepanjang 385 meter berhasil memecahkan rekor ORI yang bertujuan untuk melestarikan aksara Sunda di Indonesia.

BANDUNG, KOMPAS.com - Meluasnya penggunaan internet dan teknologi digital saat ini di masyarakat diharapkan jadi jembatan bagi masyarakat untuk menyaksikan keberagaman budaya yang dibawa oleh masing-masing wilayahnya.

Terutama, untuk bahasa dan aksara Sunda.

Hal ini disampaikan Semuel A. Pangerapan, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika), Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, saat berlangsungnya acara peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional dan Selebrasi Aksara Sunda secara daring, 21 Februari 2021 lalu.

"Upaya digitalisasi aksara nusantara dalam hal ini aksara Sunda merupakan bentuk ikhtiar kita untuk terus menjaga keberagaman budaya nusantara di ruang digital," kata Semuel, melalui rilis ke Kompas.com.

"Sebagai warisan bagi anak cucu kita nanti yang semakin mengandalkan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari," katanya.

Dalam informasi terbaru yang dirilis platform manajemen media sosial HootSuite dan agensi marketing We Are Social, jumlah pengguna internet di Indonesia sebanyak 73,7 persen dari total populasi sebesar 274,9 juta jiwa pada Januari 2021, atau sebanyak 202,6 juta jiwa.

Dari total tersebut, sebanyak 195,3 juta jiwa atau 96,4 persennya mengakses internet lewat perangkat digital mobile berjenis smartphone dan ponsel fitur.

Baca juga: Didesain Ridwan Kamil, Geo Theater Rancakalong Jadi Pusat Seni Budaya Sunda di Jabar

Menyesuaikan perkembangan zaman

Sementara Erry Riana Harjapamekas, Ketua Dewan Pembina Yayasan Rancage, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa di era digital saat ini, bahasa dan aksara nusantara harus bisa menyesuaikan perkembangan zaman.

Dengan demikian, aksara nusantara terutama aksara Sunda, bisa terus dikenal dan dilestarikan.

"Sangat penting untuk mengungkapkan warisan budaya kita secara lebih luas di tingkat internasional, kita bersama-sama mengupayakan agar bahasa dan aksara Sunda dapat berkembang mengikuti perkembangan zaman," kata Erry.

Sementara Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam sambutannya berjanji untuk terus mendukung program pelestarian budaya, bahasa dan aksara Sunda kedepannya.

Pemprov Jabar, katanya, terus mendukung program-program penguatan dan pelestarian kebudayaan, terutama budaya Sunda.

"Karena kami melihat upaya upaya ini akan meningkatkan pelestarian dari bahasa Sunda, ucap Ridwan Kamil.

Baca juga: Purwakarta Bangun Taman Giri Harja, Tempat Baru Pelestarian Budaya Sunda

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan 'Lalaki Sajabar'

Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan "Lalaki Sajabar"

Regional
Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X