Ada Transaksi Mencurigakan, Nasabah Ini Kehilangan Rp 12,5 Juta dalam Sehari

Kompas.com - 24/02/2021, 14:03 WIB
Ilustrasi rekening bank. ShutterstockIlustrasi rekening bank.

KOMPAS.com - Uang tabungan seorang pria asal Desa Campurrejo, Kecamatan/Kota Bojonegoro, Jawa Timur tiba-tiba lenyap dari rekening.

Lelaki itu bernama Aris. Pengusaha jual-beli mobil ini merupakan nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Ia kehilangan uang Rp 12,5 juta hanya dalam sehari.

Kejadian ini dia ketahui saat akan melakukan transaksi di automatic teller machine (ATM) BRI di dekat rumahnya, Senin (22/2/2021) malam.

Baca juga: Uang Rp 12,5 Juta Nasabah BRI Ini Raib, Ada 5 Kali Transaksi Penarikan Misterius

Ketika hendak melakukan penarikan, uang tabungannya ternyata tidak cukup.

Padahal, pagi harinya, sewaktu dia bertransaksi di ATM, masih ada Rp 13 juta di rekeningnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kaget sih, enggak merasa melakukan penarikan kok tiba-tiba saldo tabungan berkurang Rp 10 juta," kata Aris kepada Kompas.com, Selasa (23/2/2021).

Lima kali transaksi mencurigakan

Mengetahui hal tersebut, Aris melapor ke Kantor Cabang BRI Bojonegoro untuk melacak riwayat transaksi.

Saat dicek, uang tabungan Rp 3 juta yang semula tersisa di rekeningnya, tiba-tiba hanya menyisakan Rp 500 ribu.

Uang Rp 2,5 juta itu diambil dalam lima kali transaksi.

Baca juga: Kantornya Kebanjiran, Ganjar Pranowo Ikut Selidiki, Ternyata Ini Penyebabnya

Lima transaksi mencurigakan itu berlangsung dalam waktu yang tidak bersamaan.

Empat transaksi dilakukan pada pukul 11.00-15.00 WIB. Sedangkan satu transaksi penarikan terjadi lagi ketika dia hendak menuju ke kantor BRI.

"Saldo awalnya Rp 13 juta, hilang Rp 10 juta dan sisa Rp 3 juta, besok paginya berkurang lagi Rp 2,5 juta dan sekarang tersisa Rp 500.000 di rekening tabungan," ungkapnya.

 

Ada korban lainnya

Uang tabungan yang tiba-tiba lenyap ternyata tidak hanya dialami Aris.

Empat nasabah lain yang mengalami hal serupa.

Seperti Aris, uang tabungan mereka lenyap seusai bertransaksi di ATM.

“Ada 5 orang yang sudah melaporkan," ujar Asisten Manajer Operasional Kantor BRI Cabang Bojonegoro Lusujiana, saat dikonfirmasi, Selasa (23/2/2021).

Baca juga: Penggemar Sinetron “Ikatan Cinta” Gelar Syukuran, Rayakan Rujuknya “Mas Al” dan “Mbak Andin”

Akan diinvestigasi

Lusujiana, Asisten Manager Operasional Kantor BRI Cabang Bojonegoro, Jawa Timur,KOMPAS.COM/HAMIM Lusujiana, Asisten Manager Operasional Kantor BRI Cabang Bojonegoro, Jawa Timur,

Kata Lusujiana, pihaknya telah berkontak dengan BRI pusat mengenai masalah ini.

BRI juga akan melakukan investigasi.

“Iya, sudah kita laporkan dan untuk langkahnya 14 hari kerja untuk mengetahui hasil laporan," tambah dia.

Baca juga: Kakek Ini Simpan Uang dalam Karung Sejak Lama, Ketika Dihitung Mencapai Rp 81 Juta

Dalam melakukan investigasi, BRI akan menggandeng PT Swadharma Sarana Informatika (SSI).

"Mereka yang selama ini memegang kendali ATM di Kabupaten Bojonegoro, Lamongan dan Tuban," paparnya.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Tuban, Hamim | Editor: Robertus Belarminus)

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X