Jokowi Kunjungi "Food Estate" di Sumba Tengah, Bupati: Beliau Peduli kepada Masyarakat Miskin

Kompas.com - 24/02/2021, 13:52 WIB
Presiden Jokowi memberikan keterangan pers setelah meninjau lahan food estate di Kabupaten Sumba Tengah, Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (23/2/2021). KOMPAS.com/DOKUMEN HUMAS PEMDA SUMBA TENGAHPresiden Jokowi memberikan keterangan pers setelah meninjau lahan food estate di Kabupaten Sumba Tengah, Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (23/2/2021).

WAIBAKUL, KOMPAS.com - Bupati Sumba Tengah Paulus S K Limu mengatakan, kunjungan Presiden Joko Widodo ke Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat miskin di daerah tersebut.

Presiden Jokowi mengunjungi areal food estate (lumbung pangan) di Kabupaten Sumba Tengah, Selasa (23/2/2021).

Baca juga: Jokowi Berjalan di Pematang Saat Hujan Deras, Bupati Sumba Tengah: Kesannya Sangat Luar Biasa...

Adapun program itu dicanangkan oleh Menteri Pertanian sejak November 2020.

"Beliau (Jokowi) sangat peduli kepada orang miskin karena juga Sumba Tengah (merupakan) salah satu kabupaten termiskin di NTT (dengan angka kemiskinan mencapai) 34 persen," kata Paulus kepada Kompas.com, melalui sambungan telepon, Selasa malam.

"Artinya beliau sangat punya hati yang luar biasa, cintanya yang betul mulia, memperhatikan betul rakyatnya yang sangat-sangat miskin," ujar Paulus menambahkan.

Ia mengungkapkan, masyarakat dan Pemda Sumba Tengah berterima kasih atas program lumbung pangan tersebut.

Paulus menyebutkan, saat ini luas lahan food estate di Sumba Tengah sekitar 5.000 hektare yang dibagi dalam lima zona.

Dari jumlah tersebut, lahan sawah seluas 3.000 hektare masuk dalam zona satu dan empat. Sementara zona dua, tiga, dan lima, merupakan lahan jagung dengan luas 2.000 hektare.

Zona satu berada di Desa Umbu Pabal dan Wairasa. Sementara zona empat terdapat di Desa Makatakeri, Anakalang, Wailawa, dan Malinjak.

Selain itu, zona dua dan tiga masing-masing di Desa Umbu Pabal Selatan dan Dasa Elu. Sedangkan zona lima masuk dalam wilayah Desa Tana Modu.

Sejumlah desa tersebut masuk dalam wilayah Kecamatan Katikutana, Katikutana Selatan, dan Umbu Ratu Nggay Barat.

Baca juga: Kronologi Uang Nasabah BRI Raib, Tabungan Rp 13 Juta Tersisa Rp 500.000 Keesokan Harinya

"(Saat ini) pertumbuhan padi cukup bagus dan jagungnya juga cukup bagus," ujar Paulus.

Ia berharap Presiden Jokowi bisa berkunjung kembali pada saat panen raya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X