Kompas.com - 24/02/2021, 13:21 WIB
Sebanyak 8.780 viak vaksin untuk virus corona atau Covid-19 kembali diterima Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Rabu (24/2/2021) pagi. Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Harisson mengatakan, sebanyak 17.803 warga lanjut usia (lansia) dan 28.172 petugas pelayanan publik ditargetkan mendapat vaksin. dok Dinkes KalbarSebanyak 8.780 viak vaksin untuk virus corona atau Covid-19 kembali diterima Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Rabu (24/2/2021) pagi. Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Harisson mengatakan, sebanyak 17.803 warga lanjut usia (lansia) dan 28.172 petugas pelayanan publik ditargetkan mendapat vaksin.

PONTIANAK, KOMPAS.com-  Sebanyak 8.780 vial vaksin Covid-19 kembali diterima Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Rabu (24/2/2021) pagi.

Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Harisson mengatakan, sebanyak 17.803 warga lanjut usia (lansia) dan 28.172 petugas pelayanan publik ditargetkan mendapat vaksin.

“Jadi total semua sasaran itu nanti ada 45.975 orang. Warga lansia yang ada di Kota Pontianak akan didahulukan. Target ini sudah dibuat Kementerian Kesehatan,” kata Harisson kepada wartawan, Rabu siang.

Baca juga: Vaksin Lansia Diizinkan BPOM, Screening Ketat Dinilai Perlu untuk Pantau Komorbid

Harisson menjelaskan, dalam 1 vial terdapat 10 dosis vaksin. Artinya dalam 8.780 vial jenis Sinovac ini dapat diperuntukkan kepada 87.800 warga.

Vaksin ini buatan Bio Farma dan satu vial itu berisi 10 dosis. Jadi alokasinya untuk 87.800 orang,” ujar.

Sebanyak 8.780 viak vaksin untuk virus corona atau Covid-19 kembali diterima Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Rabu (24/2/2021) pagi. Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Harisson mengatakan, sebanyak 17.803 warga lanjut usia (lansia) dan 28.172 petugas pelayanan publik ditargetkan mendapat vaksin.dok Dinkes Kalbar Sebanyak 8.780 viak vaksin untuk virus corona atau Covid-19 kembali diterima Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Rabu (24/2/2021) pagi. Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Harisson mengatakan, sebanyak 17.803 warga lanjut usia (lansia) dan 28.172 petugas pelayanan publik ditargetkan mendapat vaksin.

Disampaikan Harisson, masyarakat yang pekerjaannya menyentuh langsung ke masyarakat juga berhak menerima vaksinasi Covid-19.

“Selain lansia, tentunya nanti akan ada petugas pelayanan publik lain yaitu wakil rakyat, pejabat negara, tokoh agama, pedagang pasar, guru, TNI Polri, Satpol PP, ASN, dan pelayanan publik lainnya,” ungkap Harisson.

Baca juga: Tahap Pertama Vaksinasi Lansia di Kota Serang, Sasaran 2.300 Orang, yang Daftar Baru 300

Harisson kemudian menuturkan, karena keterbatasan vaksin tentunya Kementerian Kesehatan sudah memberikan arahan agar masing-masing kelompok dari pelayanan publik ini diberikan presentase, jadi tidak semuanya bisa dilakukan vaksinasi secara cepat.

“Vaksinasi Covid-19 kepada pelayanan publik ini akan dilakukan secara bertahap dan sesuai dengan vaksin yang datang,” sebut Harisson. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X