Hanya 2 Ahli Waris yang Dapat Santunan Covid-19 di Blora, 48 Lainnya Belum Jelas

Kompas.com - 24/02/2021, 11:48 WIB
Sekretaris Dinas Sosial P3A Kabupaten Blora, Tedi Rindaryo Widodo bicara soal santunan ahli waris korban covid-19 di kantornya, Rabu (24/2/2021) KOMPAS.com/ARIA RUSTA YULI PRADANASekretaris Dinas Sosial P3A Kabupaten Blora, Tedi Rindaryo Widodo bicara soal santunan ahli waris korban covid-19 di kantornya, Rabu (24/2/2021)

BLORA, KOMPAS.com - Kementerian Sosial (Kemensos) menghentikan santunan bagi para ahli waris korban meninggal akibat Covid-19.

Pemberitahuan surat tersebut telah diterima oleh Dinas Sosial P3A (Pemberdayaan Perempuan Perlindungan dan Anak) Kabupaten Blora.

Padahal di Blora sendiri sebanyak 41 ahli waris telah mengajukan santunan tersebut.

Baca juga: Belum Ada Jatah Vaksin Covid-19 untuk Lansia di Blora

Sekretaris Dinas Sosial P3A, Tedi Rindaryo Widodo mengungkapkan dari 41 ahli waris yang mengajukan, hanya ada dua yang menerima santunan masing-masing sebesar Rp 15.000.000.

"41 sudah terkirim, cair baru dua," ujar Tedi saat ditemui Kompas.com di Kantor Dinas Sosial P3A Blora, Rabu (24/2/2021).

Selain 41 yang sudah terkirim, masih ada sembilan yang sedang mengajukan di tingkat kabupaten.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, karena berhentinya santunan dari pusat, maka sembilan berkas tersebut tidak jadi dikirim.

"Total 50. Pengajuan yang 41 sudah terkirim, dua terealisasi, yang sembilan enggak jadi kita kirim karena ada surat pemberhentian (santunan)," terangnya.

Baca juga: SE Kemensos, Ahli Waris Pasien Covid-19 yang Meninggal Tak Lagi Dapat Santunan

Menurut Tedi, surat edaran dari Kemensos mulai terbit sejak 18 Februari 2021. Kemudian ditindaklanjuti oleh pemerintah provinsi pada 23 Februari 2021.

Tedi menjelaskan santuan kepada dua ahli waris diberikan langsung Kemensos melalui transfer rekening bank, tanpa melalui dinas sosial daerah setempat.

"Decision maker ada di Kemensos, persyaratan semua sudah cukup. Terkait pertimbangan dapat atau tidak dapat, ya saya enggak tahu. Itu semua keputusan pusat," katanya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X