Detik-detik Longsor Terjang Ponpes di Pamekasan, 3 Santri Tewas, 2 Masih Tertimbun

Kompas.com - 24/02/2021, 11:40 WIB
Pondok pesantren Annidzomiyah Dusun Jepun, Desa Bindang, Kecamatan Pasean tertimbun longsor pada Selasa (23/2/2021) malam. 5 santri putri tewas karena tertimbun longsor. 3 santri sudah ditemukan, 2 santri masih tertimbun tanah. Dokumen Camat PaseanPondok pesantren Annidzomiyah Dusun Jepun, Desa Bindang, Kecamatan Pasean tertimbun longsor pada Selasa (23/2/2021) malam. 5 santri putri tewas karena tertimbun longsor. 3 santri sudah ditemukan, 2 santri masih tertimbun tanah.

KOMPAS.com - Setidaknya tiga santri tewas saat longsor menerjang Pondok Pesantren Annidzomiyah, Dusun Jepun, Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Selasa (23/2/2021).

Lalu, menurut Camat Pasean Munafi, dua santri juga dilaporkan alami luka-luka.

Munafi menjelaskan, longsor terjadi sekitar pukul 21/00 WIB. Tebing setinggi 12 meter di dekat pondok tiba-tiba longsor dan menerjang pesantren asuhan KH Muhedi itu.

Pohon kelapa yang menjadi penunjang tebing, ikut terbawa longsoran tanah sehingga menimpa bangunan pesantren.

Baca juga: Fakta Lengkap Oknum TNI Diduga Jual Ratusan Amunisi ke KKB, Terancam Dipecat, Curi Saat Latihan Menembak

"Ada beberapa bangunan pesantren yang rusak parah karena temboknya jebol, atapnya runtuh," ungkapnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah mengetahui ada santri yang tertimbun, warga sekitar dan petugas segera melakukan pencarian.

"Warga saat ini sedang berusaha mencari dua santri yang masih tertimbun," ujar Munafi, yang juga Wakil Ketua PCNU Pamekasan ini.

Seperti diketahui, ketiga korban meninggal berasal dari Kabupaten Jember. Sementara dua santri lainnya yang masih tertimbun longsor berasal dari Kabupaten Sampang.

Baca juga: 5 Nasabah Kehilangan Uang Saat Transaksi di ATM, Ini Penjelasan BRI

Dipicu hujan deras

Menurut Koordinator tim reaksi cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan Budi Cahyono, hujan deras diduga menjadi pemicu longsor.

Curah hujan yang sangat tinggi di wilayah utara Kabupaten Pamekasan tadi malam.

Saat ini, BPBD telah mengirimkan bantuan tim evakuasi untuk mempercepat pencarian korban hilang.

"Kami baru dapat informasi. Tim sudah meluncur ke lokasi kejadian," terang Budi Cahyono melalui pesan singkat.

Baca juga: Pondok Pesantren di Pamekasan Dilanda Longsor, 5 Santri Tertimbun, 3 di Antaranya Tewas

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X