Soal Dugaan Penyelewengan Dana Covid-19 Rp 4,9 Miliar di Sumbar, Ini Faktanya

Kompas.com - 24/02/2021, 10:10 WIB
Ilustrasi korupsi SHUTTERSTOCK/ATSTOCK PRODUCTIONSIlustrasi korupsi

KOMPAS.com - Kasus dugaan penyelewengan dana penanganan Covid-19 di Sumatera Barat ( Sumbar) sebesar Rp 4,9 miliar menjadi sorotan.

Menurut Nofrizon, Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar, berdasar Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia, ada selisih dari harga hand sanitizer.

"Harga sebenarnya Rp 9.000 per botol, namun dibeli Rp 35.000. Kemudian perusahaan atau rekanannya tidak bergerak di bidang pengadaan alat kesehatan," jelas Nofrizon.

Baca juga: Rp 49 Miliar Dana Covid-19 Sumbar Diduga Diselewengkan, DPRD Bentuk Pansus

Sejumlah uang dikembalikan

Sementara itu, menurut Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar Erman Rahman, barang yang dibeli tersebut adalah hand sanitizer untuk kebutuhan penanganan Covid-19 di Sumbar.

Namun, setelah ada temuan tersebut, rekanan harus mengembalikan harga yang kemahalan itu dengan total Rp 4,9 miliar.

"Sekitar Rp 4,3 miliar sudah dikembalikan. Sedangkan sisanya dalam minggu ini dibayarkan," kata Erman yang dihubungi Kompas.com, Selasa (23/2/2021).

Baca juga: Soal Kasus Anggota TNI Jual Amunisi ke KKB OPM, Ini Kata Dandim Mimika

Diusut tuntas

Ilustrasi hand sanitizer.UNSPLASH/KELLY SIKKEMA Ilustrasi hand sanitizer.
Menurut Nofrizon, rekanan penyedia hand sanitizer tersebut diketahui bergerak di bidang batik tanah liat, bukan alat kesehatan.

Informasi tersebut akan diselidiki oleh Pansus DPRD Sumbar untuk mengungkap kasus tersebut. 

"Ini yang akan kita selidiki di Pansus," kata Nofrizon.

Seperti diberitakan sebelumnya, DPRD Sumatera Barat berkomitmen untuk mengupas tuntas kasus itu.

"DPRD Sumbar bentuk Pansus untuk menindaklanjuti LHP BPK RI tersebut. Ada Rp 49 miliar dana Covid-19 Sumbar yang belum bisa dipertanggungjawabkan," katanya.

Baca juga: Dugaan Mark Up Dana Hand Sanitizer Sumbar Rp 4,9 M, Pansus DPRD: Harga 9.000 Per Botol, Dibeli Rp 35.000

(Penulis: Kontributor Padang, Perdana Putra | Editor: Aprillia Ika)

 

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Pelantikan, Bupati dan Wabup Terpilih Gunungkidul Jalani Swab Antigen

Jelang Pelantikan, Bupati dan Wabup Terpilih Gunungkidul Jalani Swab Antigen

Regional
Jelang Pelantikan, Gibran: Siapa Bilang Hari Pertama Senin, Besok Langsung Gas

Jelang Pelantikan, Gibran: Siapa Bilang Hari Pertama Senin, Besok Langsung Gas

Regional
Vaksinasi Covid-19 untuk Guru, Ganjar: Bagaimana Siswanya, Ikut Divaksin Tidak?

Vaksinasi Covid-19 untuk Guru, Ganjar: Bagaimana Siswanya, Ikut Divaksin Tidak?

Regional
Pakai APBD Senilai Rp 1,8 M, Pemkot Denpasar Lanjutkan Sewa Hotel untuk Pusat Karantina

Pakai APBD Senilai Rp 1,8 M, Pemkot Denpasar Lanjutkan Sewa Hotel untuk Pusat Karantina

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Februari 2021

Regional
Demi Tutupi Hubungan Terlarang, Bayi 9 Bulan Dibunuh Ibu dan Selingkuhan

Demi Tutupi Hubungan Terlarang, Bayi 9 Bulan Dibunuh Ibu dan Selingkuhan

Regional
Ini Kegiatan yang Dilakukan Eri Cahyadi Jelang Dilantik Jadi Wali Kota Surabaya

Ini Kegiatan yang Dilakukan Eri Cahyadi Jelang Dilantik Jadi Wali Kota Surabaya

Regional
Geledah Rumah Tersangka Korupsi Migas Blok Mahakam, Kejati Kaltim Sita 3 Mobil Mewah

Geledah Rumah Tersangka Korupsi Migas Blok Mahakam, Kejati Kaltim Sita 3 Mobil Mewah

Regional
Seusai Mengantar Pacar, Pria di Palembang Ini Ditodong Pistol Mainan

Seusai Mengantar Pacar, Pria di Palembang Ini Ditodong Pistol Mainan

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Februari 2021

Regional
Takut Temukan Hiu Berwajah Manusia, Nelayan Ini Sempat Membuangnya, Begini Kronologi dan Penjelasan Ahli

Takut Temukan Hiu Berwajah Manusia, Nelayan Ini Sempat Membuangnya, Begini Kronologi dan Penjelasan Ahli

Regional
Salatiga Ditetapkan sebagai Kota Paling Toleran 2020 versi Setara Institute

Salatiga Ditetapkan sebagai Kota Paling Toleran 2020 versi Setara Institute

Regional
Ini Daftar Daerah di Jatim Berstatus Siaga dan Waspada Banjir, Surabaya Salah Satunya

Ini Daftar Daerah di Jatim Berstatus Siaga dan Waspada Banjir, Surabaya Salah Satunya

Regional
Anggota DPR Ditampar 2 Kali oleh Pria yang Anaknya Hendak Diselamatkan

Anggota DPR Ditampar 2 Kali oleh Pria yang Anaknya Hendak Diselamatkan

Regional
Polda Sulut Akan Berlakukan Tilang Elektronik di Manado, Ini Lokasinya

Polda Sulut Akan Berlakukan Tilang Elektronik di Manado, Ini Lokasinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X