Keluar dari Zona Merah, Bupati Jombang Lanjutkan PPKM Mikro, Belajar Tatap Muka Belum Diizinkan

Kompas.com - 24/02/2021, 08:39 WIB
Bupati Jombang Mundjidah Wahab, saat meninjau Desa Megaluh, Kecamatan Megaluh, yang dilanda angin puting beliung, beberapa waktu lalu. KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍBupati Jombang Mundjidah Wahab, saat meninjau Desa Megaluh, Kecamatan Megaluh, yang dilanda angin puting beliung, beberapa waktu lalu.

JOMBANG, KOMPAS.com - Setelah hampir sepekan masuk dalam zona merah atau risiko tinggi penularan Covid-19, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, kembali ke zona oranye.

Bupati Jombang Mundjidah Wahab mengatakan, penurunan status itu akibat berkurangnya pasien baru dan angka kematian kasus Covid-19 di Jombang.

Mundjidah mengeklaim, penurunan itu terjadi karena pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro di Jombang.

Sejak dua pekan lalu, Pemkab Jombang menerapkan PPKM berskala Mikro di sejumlah wilayah desa, pada ratusan RT yang masuk klasifikasi zona merah, oranye, dan kuning.

Berdasarkan hasil evaluasi, per 23 Februari 2021, tidak ada lagi wilayah RT yang berada di zona merah.

Dari 187 RT yang melaksanakan PPKM Mikro, sebanyak 156 RT berada zona kuning dan 31 RT sudah masuk zona hijau.

Baca juga: Asal Usul 600 Butir Peluru yang Dijual Praka MS, Dikumpulkan dari Jatah Latihan Menembak, Begini Modusnya...

Secara keseluruhan, kata Mundjidah, Kabupaten Jombang tidak lagi berada di zona merah dalam penyebaran dan perkembangan kasus Covid-19.

"Alhamdulillah, Jombang tidak lagi zona merah. Di daerah kita sudah menurun," kata Mundjidah usai menggelar evaluasi pelaksanaan PPKM Mikro di Kantor Pemkab Jombang, Selasa (23/2/2021).

Menurut dia, pelaksanaan PPKM Mikro periode pertama yang berakhir pada Senin (22/2/2021), terbukti efektif mencegah dan mengendalikan penyebaran Covid-19.

Sebelum dilaksanakan PPKM Mikro, sebanyak 187 RT di Kabupaten Jombang yang masuk dalam zona kuning, oranye, hingga merah.

"Setelah dilakukan PPKM Mikro, sekarang tinggal 156 RT yang zona kuning, turun 31 RT. Tidak ada lagi yang zona oranye, apalagi zona merah," sebut Mundjidah.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Seorang Pria Ditodong Pistol Mainan Usai Antar Pacar, Ponsel dan Uang Raib, Pelaku Ditangkap

Kronologi Seorang Pria Ditodong Pistol Mainan Usai Antar Pacar, Ponsel dan Uang Raib, Pelaku Ditangkap

Regional
Mumpung Harga Cabai Rawit Rp 90.000 Per Kg, Petani Beramai-ramai Memanen meski Belum Matang

Mumpung Harga Cabai Rawit Rp 90.000 Per Kg, Petani Beramai-ramai Memanen meski Belum Matang

Regional
5 Pasang Kepala Daerah di Kalsel Akan Dilantik secara Tatap Muka

5 Pasang Kepala Daerah di Kalsel Akan Dilantik secara Tatap Muka

Regional
Vaksinasi Tahap Kedua Digelar Awal Maret, Kadinkes Ambon: Kita Prioritaskan Lansia

Vaksinasi Tahap Kedua Digelar Awal Maret, Kadinkes Ambon: Kita Prioritaskan Lansia

Regional
Ancaman Erupsi Gunung Merapi Berubah, Obyek Wisata Ketep Pass Kembali Dibuka

Ancaman Erupsi Gunung Merapi Berubah, Obyek Wisata Ketep Pass Kembali Dibuka

Regional
Jelang Pelantikan, Bupati dan Wabup Terpilih Gunungkidul Jalani Swab Antigen

Jelang Pelantikan, Bupati dan Wabup Terpilih Gunungkidul Jalani Swab Antigen

Regional
Jelang Pelantikan, Gibran: Siapa Bilang Hari Pertama Senin, Besok Langsung Gas

Jelang Pelantikan, Gibran: Siapa Bilang Hari Pertama Senin, Besok Langsung Gas

Regional
Vaksinasi Covid-19 untuk Guru, Ganjar: Bagaimana Siswanya, Ikut Divaksin Tidak?

Vaksinasi Covid-19 untuk Guru, Ganjar: Bagaimana Siswanya, Ikut Divaksin Tidak?

Regional
Pakai APBD Senilai Rp 1,8 M, Pemkot Denpasar Lanjutkan Sewa Hotel untuk Pusat Karantina

Pakai APBD Senilai Rp 1,8 M, Pemkot Denpasar Lanjutkan Sewa Hotel untuk Pusat Karantina

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Februari 2021

Regional
Demi Tutupi Hubungan Terlarang, Bayi 9 Bulan Dibunuh Ibu dan Selingkuhan

Demi Tutupi Hubungan Terlarang, Bayi 9 Bulan Dibunuh Ibu dan Selingkuhan

Regional
Ini Kegiatan yang Dilakukan Eri Cahyadi Jelang Dilantik Jadi Wali Kota Surabaya

Ini Kegiatan yang Dilakukan Eri Cahyadi Jelang Dilantik Jadi Wali Kota Surabaya

Regional
Geledah Rumah Tersangka Korupsi Migas Blok Mahakam, Kejati Kaltim Sita 3 Mobil Mewah

Geledah Rumah Tersangka Korupsi Migas Blok Mahakam, Kejati Kaltim Sita 3 Mobil Mewah

Regional
Seusai Mengantar Pacar, Pria di Palembang Ini Ditodong Pistol Mainan

Seusai Mengantar Pacar, Pria di Palembang Ini Ditodong Pistol Mainan

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Februari 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X