Sedang Asyik Mengobrol, Pemuda Ini Jadi Korban Panah Orang Tak Dikenal

Kompas.com - 24/02/2021, 07:38 WIB
Seorang pemuda asal Kelurahan Liabuku, Kecamatan Bungi, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, menjadi korban busur panah dari orang yang tak dikenal, Selasa (23/2/2021) dinihari. KOMPAS.com/DEFRIATNO NEKESeorang pemuda asal Kelurahan Liabuku, Kecamatan Bungi, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, menjadi korban busur panah dari orang yang tak dikenal, Selasa (23/2/2021) dinihari.

BAUBAU, KOMPAS.com -  Wawan (22) seorang pemuda asal Kelurahan Liabuku, Kecamatan Bungi, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, menjadi korban busur panah dari orang yang tak dikenal, Selasa (23/2/2021) dinihari.

Beruntung nyawanya masih bisa terselamatkan karena busur mengenai paha sebelah kanannya sehingga dilarikan ke RSUD Baubau. 

“Kejadian yang dialami anak saya berlangsung sangat cepat, sehingga pelaku tidak dapat dikenali,” kata ayah Wawan, Lukman, saat ditemui di RSUD Baubau, Selasa (23/2/2021). 

Baca juga: Emak-emak di Makassar Adang Polisi yang Usut Kasus Pemuda Kena Panah, Mengira Anaknya Ditangkap

Lukman menjelaskan, peristiwa ini bermula  ketika korban dan beberapa temannya sedang mengobrol di samping SDN 1 Liabuku. 

Keduanya dikejutkan dengan kedatangan pelaku yang datang dengan tiba-tiba sambil melepaskan panah ke arah korban dan mengenai korban. 

Sementara itu pelaku langsung kabur melarikan diri sedangkan Wawan ditolong temannya dan kemudian dibawa ke RSUD Baubau. 

"Untuk laporan polisi kami sudah laporkan di Polsek Bungi untuk proses lebih lanjut. Kami berharap pelaku bisa di temukan untuk mempertangungjawabkan perbuatannya dan dihukum sesuai perbuatannya biar ada efek jera,"ujarnya.

Baca juga: Tawuran 2 Kelompok Pemuda di Makassar, Polisi Sita Katapel, Anak Panah, hingga Parang

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Bungi Bripka Indra Darwis membenarkan kejadian tersebut dan telah diberitahu oleh keluarga korban. 

"Kami sedang menunggu pihak keluarga korban untuk membuat laporan tertulis. Untuk terduga pelaku saat ini masih dalam proses lidik," ucap Indra. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Regional
Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X