Cerita Lansia di Surabaya Setelah Disuntik Vaksin Covid-19: Saya Lega, Lebih Tenang...

Kompas.com - 24/02/2021, 05:46 WIB
Sulaiman Dwi Santoso (72), lansia asal Jalan Kaliasin, Kelurahan Kedungdoro, Kecamatan Tegalsari, Surabaya, saat mengikuti pelaksanaan pemberian vaksin khusus lansia di Puskesmas Kedungdoro, Surabaya, Selasa (23/2/2021). KOMPAS.COM/GHINAN SALMANSulaiman Dwi Santoso (72), lansia asal Jalan Kaliasin, Kelurahan Kedungdoro, Kecamatan Tegalsari, Surabaya, saat mengikuti pelaksanaan pemberian vaksin khusus lansia di Puskesmas Kedungdoro, Surabaya, Selasa (23/2/2021).

SURABAYA, KOMPAS.com -  Sulaiman Dwi Santoso terlihat begitu bersemangat. Sepanjang perjalanan menuju pusat pelayanan kesehatan, raut wajahnya terlihat bahagia.

Hari yang dinanti begitu lama akhirnya tiba juga. Pria berusia 72 tahun ini sesekali menarik masker yang menutup bagian hidung dan mulutnya hanya untuk menampakkan senyum kepada orang di sekitarnya.

Pada Selasa (23/2/2021) pagi, Sulaiman berkunjung seorang diri menuju Puskesmas Kedungdoro, Surabaya, Jawa Timur.

Di fasilitas pelayanan kesehatan itu, ia bertemu beberapa warga yang seusia dengannya.

Rupanya, para warga lanjut usia (lansia) di puskesmas itu sedang mendaftarkan diri untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 Sinovac gelombang kedua.

Warga lanjut usia (lansia) merupakan salah satu kelompok yang diprioritaskan untuk mendapat vaksin Covid-19 pada gelombang kedua di Surabaya.

Seluruh fasilitas kesehatan di Kota Pahlawan pun serentak memulai vaksinasi kepada lansia pada hingga Rabu (24/2/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kodam Pattimura: Anggota TNI yang Jual Amunisi dengan Tujuan Apa Pun, Hukumannya Dipecat

"Ini kabar bahagia buat saya, karena akhirnya diberi kesempatan untuk mendapatkan vaksin Covid-19," kata Sulaiman saat berbincang dengan Kompas.com, Selasa.

Usai melewati serangkaian tahapan dan screening, Sulaiman dinyatakan layak mendapat vaksin.

Warga Kaliasin ini pun berpindah ruangan dan menunggu giliran disuntik.

Selama 30 menit menunggu antrean, tepat pukul 09.00 WIB, Sulaiman mendapat giliran untuk disuntik vaksin.

Jarum suntik yang berisi cairan vaksin dosis pertama itu menancap kuat pada lengan kirinya.

Sulaiman tetap menampakkan raut wajah tenang dan tak merasa kesakitan meski tubuhnya ditusuk jarum suntik.

"Saya lega. Tenang, lebih tenang," kata Sulaiman meyakinkan diri.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X