2 Polisi dan 1 Prajurit TNI Terlibat Penjualan Senjata dan Amunisi ke KKB, Ini Kata Para Pimpinan

Kompas.com - 24/02/2021, 05:45 WIB
Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang didampingi Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat, Kabid Propam Polda Maluku, Kombes Pol, Muhamad Syaripudin, Danpomdam XVI Pattimura, Kolonel Cpm Paul Jhohanes Pelupessy saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Kantor Polresta Pulau Ambon, Selasa (23/2/2021) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYKapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang didampingi Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat, Kabid Propam Polda Maluku, Kombes Pol, Muhamad Syaripudin, Danpomdam XVI Pattimura, Kolonel Cpm Paul Jhohanes Pelupessy saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Kantor Polresta Pulau Ambon, Selasa (23/2/2021)

 

AMBON, KOMPAS.com - Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang mengungkapkan penyesalannya atas kasus penjualan senjata api yang melibatkan dua anggotanya. 

Diketahui dua anggota Polres Pulau Ambon berinisial SHP dan MRA terlibat dalam bisnis penjualan senjata kepada warga sipil yang juga terkait dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.

Keduanya kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di sel tahanan Mapolresta Pulau Ambon. 

"Jadi teman-teman, Bapak Kapolda dan kami sebagai kapolres sangat menyesalkan dengan apa yang terjadi saat ini," kata Leo kepada wartawan di Mapolres Ambon, Selasa (23/2/2021). 

Baca juga: Oknum TNI Jual Ratusan Amunisi Diduga untuk KKB, Begini Modusnya

Atas kesalahan yang dibuat kedua anggotanya itu, Leo mengaku sesuai petunjuk pimpinan maka penanganan kasus tersebut akan dilakukan dengan sebaik-baiknya. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kedua oknum yang terlibat terancam dipecat dari kepolisian. Keduanya juga terancam  mendapat hukuman yang berat yaitu hukuman mati atau penjara seumur hidup. 

"Oleh karena itu, tentu sesuai petunjuk pimpinan dan sudah sesuai dengan aturan yang ada di Polri, setiap anggota yang melakukan pelanggaran apalagi ini merupakan kasus yang cukup berat, sanksi yang seberat-berat akan diberikan," tegasnya. 

Baca juga: 2 Polisi di Maluku Mengaku Tak Tahu Senjata Api yang Dijual ke Warga Sampai ke Tangan KKB

Senada dengan Leo, Komandan Detasemen Polisi Militer Kodam XVI Pattimura, Kolonel Cpm Paul Jhohanes Pelupessy juga ikut menyesalkan adanya anggota TNI terlibat dalam kasus tersebut. 

 

"Kita juga sangat menyesalkan masih ada prajurit yang seperti ini," ujarnya.

Paul menambahkan terkait kasus itu, pimpinan TNI AD juga telah memberikan perhatiannya secara khusus sehingga yang bersangkutan akan dihukum dengan berat sesuai ketentuan undang-undang yang berlalu. 

"Apapun tujuannya, anggota TNI yang jual senjata hukumannya dipecat," ujarnya. 

Sebelumnya diberitakan, penjualan senjata api dan amunisi kepada warga sipil yang juga terkait dengan KKB terbongkar setelah anggota Polres Bentuni, Papua Barat, menangkap seorang warga berinsial J. 

Dari penangkapan itu Kapolda Maluku langsung meminta jajarannya menyidiki kasus tersebut dan akhirnya berhasil mengungkap para pelaku yang terlibat dalam bisnis tersebut. 

Mereka yang ditangkap yaitu dua anggota polisi berinisial SHP dan MRA, seorang prajurit TNI kesatuan Yonif 733 Masariku, Kodam XVI Pattimura berinisial MS berpangkat Praka.

Adapun SHP dan MRA menjual senjata api ke J. J kemudian menjual senjata itu ke KKB di Papua.

Sedangkan Praka MS menjual ratusan amunisi ke warga sipil berinisial AT. Selanjutnya, AT menjual kembali amunisi itu kepada J.

 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.