Kerumunan Warga Sambut Kedatangan Jokowi di Sikka, Warga: Kami Maunya Selfie, tapi...

Kompas.com - 23/02/2021, 23:56 WIB
Foto : Saat Presiden Joko Widodo diadang lautan warga Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, Selasa siang. Kompas.com/Nansianus TarisFoto : Saat Presiden Joko Widodo diadang lautan warga Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, Selasa siang.
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Kerumunan warga tak terbendung saat Presiden Joko Widodo berkunjung di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Selasa (23/2/2021).

Meskipun saat itu pengawalan sudah diperketat dan warga dilarang untuk mendekat, namun, petugas kewalahan menghalau mereka.

Karena kondisi tersebut, Jokowi akhirnya menunjukkan dirinya melalui pintu bagian atas mobil.

Baca juga: Jokowi Disambut Kerumunan Warga Saat Menuju Bendungan Napun Gete, Ada yang Ingin Swafoto

Mengetahui hal itu, warga sontak histeris dan meneriaki presiden, "Bapak Presiden, Bapak Presiden, selamat datang di Sikka," teriak warga.

Salah seorang warga, Kumis Tatois mengaku sangat senang dapat melihat secara langsung orang nomor satu di Indonesia tersebut.

Kegembiraan warga saat itu diakuinya memang tak bisa dibendung. Terlebih lagi, Jokowi dianggap baru pertama kali datang ke daerahnya tersebut.

"Tidak bisa bendung memang. Ini kan kali pertama Bapak Jokowi datang ke Sikka. Wajar kalau warga menyambutnya dengan gembira," ungkap Kumis kepada Kompas.com di Jalan Trans Flores.

"Malah kami maunya harus selfie dengan Bapak Jokowi. Cuma karena situasi, ya biar hanya lihat beliau keluar di mobil. Sudah luar biasa sekali," sambung dia.

Baca juga: Resmikan Bendungan Napun Gete, Jokowi: Kunci Kemakmuran NTT adalah Air

Seperti diketahui, kedatangan Jokowi ke Kabupaten Sikka tersebut untuk meresmikan Bendungan Napun Gete.

Melalui bendungan itu diharapkan kesejahteraan masyarakat bisa semakin meningkat.

Sebab, salah satu kebutuhan mendasar warga di NTT saat ini adalah terkait ketersediaan air.

"Jangan minta yang lain-lain karena kunci kemakmuran di NTT ini adalah air, air. Begitu ada air, semua bisa ditanam, tanaman tumbuh, buahnya diambil, daunnya bisa dipakai untuk peternakan karena di NTT juga sangat bagus untuk sektor peternakan," ujar Jokowi.

Penulis : Nansianus Taris, Fitria Chusna Farisa | Editor : David Oliver Purba, Krisiandi



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Pelantikan, Gibran: Siapa Bilang Hari Pertama Senin, Besok Langsung Gas

Jelang Pelantikan, Gibran: Siapa Bilang Hari Pertama Senin, Besok Langsung Gas

Regional
Vaksinasi Covid-19 untuk Guru, Ganjar: Bagaimana Siswanya? Ikut Divaksin Tidak

Vaksinasi Covid-19 untuk Guru, Ganjar: Bagaimana Siswanya? Ikut Divaksin Tidak

Regional
Pakai APBD Senilai Rp 1,8 M, Pemkot Denpasar Lanjutkan Sewa Hotel untuk Pusat Karantina

Pakai APBD Senilai Rp 1,8 M, Pemkot Denpasar Lanjutkan Sewa Hotel untuk Pusat Karantina

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Februari 2021

Regional
Demi Tutupi Hubungan Terlarang, Bayi 9 Bulan Dibunuh Ibu dan Selingkuhan

Demi Tutupi Hubungan Terlarang, Bayi 9 Bulan Dibunuh Ibu dan Selingkuhan

Regional
Ini Kegiatan yang Dilakukan Eri Cahyadi Jelang Dilantik Jadi Wali Kota Surabaya

Ini Kegiatan yang Dilakukan Eri Cahyadi Jelang Dilantik Jadi Wali Kota Surabaya

Regional
Geledah Rumah Tersangka Korupsi Migas Blok Mahakam, Kejati Kaltim Sita 3 Mobil Mewah

Geledah Rumah Tersangka Korupsi Migas Blok Mahakam, Kejati Kaltim Sita 3 Mobil Mewah

Regional
Seusai Mengantar Pacar, Pria di Palembang Ini Ditodong Pistol Mainan

Seusai Mengantar Pacar, Pria di Palembang Ini Ditodong Pistol Mainan

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Februari 2021

Regional
Takut Temukan Hiu Berwajah Manusia, Nelayan Ini Sempat Membuangnya, Begini Kronologi dan Penjelasan Ahli

Takut Temukan Hiu Berwajah Manusia, Nelayan Ini Sempat Membuangnya, Begini Kronologi dan Penjelasan Ahli

Regional
Salatiga Ditetapkan sebagai Kota Paling Toleran 2020 versi Setara Institute

Salatiga Ditetapkan sebagai Kota Paling Toleran 2020 versi Setara Institute

Regional
Ini Daftar Daerah di Jatim Berstatus Siaga dan Waspada Banjir, Surabaya Salah Satunya

Ini Daftar Daerah di Jatim Berstatus Siaga dan Waspada Banjir, Surabaya Salah Satunya

Regional
Anggota DPR Ditampar 2 Kali oleh Pria yang Anaknya Hendak Diselamatkan

Anggota DPR Ditampar 2 Kali oleh Pria yang Anaknya Hendak Diselamatkan

Regional
Polda Sulut Akan Berlakukan Tilang Elektronik di Manado, Ini Lokasinya

Polda Sulut Akan Berlakukan Tilang Elektronik di Manado, Ini Lokasinya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 25 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 25 Februari 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X