KILAS DAERAH

Bangun Jalan Sepanjang 33,4 Km, Bupati Tulang Bawang: Demi Kesejahteraan Masyarakat

Kompas.com - 23/02/2021, 16:15 WIB
Bupati Kabupaten Tulang Bawang, Winarti meninjau preservasi pembangunan di Tugu BMW Simpang Penawar, Senin (22/2/2021). DOK. Humas Pemkab Tulang BawangBupati Kabupaten Tulang Bawang, Winarti meninjau preservasi pembangunan di Tugu BMW Simpang Penawar, Senin (22/2/2021).

KOMPAS.com – Bupati Tulang Bawang Winarti mengatakan, pihaknya tengah memantau pembangunan jalan nasional yang membentang sejauh 33,4 kilometer (km) di Simpang Penawar, Kabupaten Tulang Bawang. Pembangunan jalan ini direncanakan terealisasi pada 2021.

Winarti mengatakan, pelaksanaan pembangunan infrastruktur dimaksudkan sebagai sarana untuk meningkatkan kelancaran distribusi barang dan jasa di Kabupaten Tulang Bawang.

“Pembangunan ini juga untuk meningkatkan kinerja sistem logistik Nasional di Wilayah Sumatera bagian selatan pada khususnya, dan wilayah lintas sumatera pada umumnya,” ungkapnya.

Dia mengatakan itu saat meninjau preservasi pembangunan jalan guna mempercepat realisasi proyek nasional senilai Rp 184 miliar tersebut di Tugu BMW Simpang Penawar, Tulang Bawang, Lampung, Senin (22/2/2021).

"Pembangunan ini juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan penyediaan jaringan jalan yang handal terpadu dan berkelanjutan," imbuhnya seperti keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (23/2/2021).

Baca juga: Berkat Optimasi Lahan Rawa, Lahan Pertanian di Tulang Bawang Minim Banjir

Dalam peninjauan tersebut, Winarti didampingi sejumlah pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan pejabat pratama di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang.

"Akhirnya, jalan nasional ini terealisasi setelah Presiden Joko Widodo berencana melaksanakan pembangunan jalan nasional tersebut," katanya.

Winarti mengatakan, jalan nasional itu diperbaiki berkat dukungan pemerintah pusat terhadap Kabupaten Sai Bumi Nengah Nyappur.

"Sementara yang akan dibangun sepanjang 33,4 km mulai dari Tugu BMW Simpang Penawar sampai ke Gedong Aji Baru. Untuk besar anggarannya mencapai Rp 184 miliar," kata Winarti.

Winarti menambahkan, sebenarnya rencana pembangunan jalan nasional di Tulang Bawang ditargetkan mencapai 64 km sampai Kecamatan Rawa Jitu.

Namun, untuk tahap selanjutnya, yakni mulai dari Tanjakan Gunung Tiga, Kecamatan Gedong Aji Baru sampai Jalan Rawa Jitu akan dilaksanakan pada 2022 mendatang.

Baca juga: Lima Tahun, Pemerintah Bakal Bangun Jalan Nasional 3.000 Kilometer

"Preservasi jalan Simpang penawar-Gedong Aji Baru-Rawa Jitu merupakan prioritas nasional dalam rangka mendukung konektivitas di nasional provinsi Lampung," ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Regional
Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X