Dalam 2 Hari, 10.500 Pekerja Pariwisata di Bali Mendaftar sebagai Penerima Vaksin Covid-19

Kompas.com - 23/02/2021, 15:34 WIB
Ilustrasi Vaksin Covid-19 SHUTTERSTOCKIlustrasi Vaksin Covid-19

DENPASAR, KOMPAS.com - Dinas Pariwisata Bali mulai membuka pendaftaran bagi pekerja wisata untuk mendapatkan vaksin Covid-19 mulai Senin (22/2/2021).

Kepala Dinas Pariwisata Bali Putu Astawa mengatakan, sebanyak 10.500 pekerja wisata telah mendaftar di situs www.dispardabali-vaksin.com, per Selasa (23/2/2021).

Baca juga: Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 Lansia di Denpasar Dimulai, Hanya Bisa Secara Online

Pendaftaran secara online ini akan dibuka hingga 28 Februari.

"Pendaftaran secara online, dengan mengisi formulir sesuai nama dan alamat," kata Astawa saat dihubungi, Selasa sore.

Pendafataran itu dibuka setelah Dinas Pariwisata Bali menggelar rapat virtual dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Setelah data terkumpul, Dinas Pariwisata Bali akan menyerahkan kepada Kemenparekraf untuk diusulkan mendapatkan vaksin Covid-19.

"Data ini nantinya akan menjadi bahan untuk memohon kepada Kemenkes agar bisa diberikan vaksin tersebut," katanya.

Vaksinasi untuk pekerja pariwisata ini merupakan salah astu langkah Bali menyakinkan wisatawan, bahwa pekerja pariwisata sudah divaksin.

"Untuk membangun kepercayaan wisatawan, kepercayaan meraka untuk berkunjung ke Bali bahwa semua pekerja pariwisata sudah divaksin," kata dia.

Ia mengatakan, data dari Bank Indonesia, ada 1,2 juta jiwa di Bali yang bekerja di sektor pariwisata dan UMKM. Astawa optimistis semua pekerja itu akan terdata dengan baik.

"Kami optimistis pengisiannya bisa dilakukan sesuai dengan tenggat waktu yang ditetapkan," katanya.

Untuk mendaftar, pekerja masuk ke link www.dispardabali-vaksin.com. Kemudian mengisi formulir yakni nama sesuai e-KTP, nama tempat kerja, jenis industri, status kepegawaian, nomor KTP, telepon, dan email aktif.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Regional
Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X