Antar Jenazah dari Jakarta, Ambulans Kecelakaan di Banyumas, Sopir Tewas

Kompas.com - 23/02/2021, 11:48 WIB
Polisi melakukan olah TKP kecelakaan ambulans pembawa jenazah di jalan raya Desa Kecila, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (23/2/2021). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINPolisi melakukan olah TKP kecelakaan ambulans pembawa jenazah di jalan raya Desa Kecila, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (23/2/2021).

BANYUMAS, KOMPAS.com - Kecelakaan maut terjadi di jalur selatan Jawa, tepatnya di jalan raya Desa Kecila, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (23/2/2021) pagi.

Sebuah ambulans yang sedang mengangkut jenazah terlibat kecelakaan dengan truk dan mobil.

Akibatnya sopir ambulans bernama Waryono (57), warga Jakarta Utara, tewas dalam peristiwa tersebut.

Baca juga: Tertimpa Kayu yang Jatuh dari Truk Alami Rem Blong, 2 Orang Meninggal

Kanit Laka Lantas Satlantas Polresta Banyumas Iptu R Manggala menjelaskan, peristiwa itu bermula saat mobil ambulans bernomor polisi B 1069 UIX melaju dari arah barat menuju timur.

"Sesampainya di lokasi kejadian ambulans oleng ke kanan dan membentur truk tronton bernomor polisi Z 9524 MG yang sedang melaju dari arah berlawanan," kata Manggala kepada wartawan, Selasa.

Akibat benturan itu, mobil ambulans berputar dan membentur mobil Karimun Estilo bernomor polisi G 8415 QE yang sedang melaju searah di belakang ambulans.

"Ambulans tersebut akan mengantarkan jenazah dari Jakarta dengan tujuan Kebumen," ujar Manggala.

Baca juga: Tarik Sopir dan Ajudan Wakil Wali Kota Tegal, Sekda: Mereka Ajukan Pengunduran Diri

Manggala mengatakan, kecelakaan tersebut diduga akibat pengemudi ambulans kurang berhati-hati.

Sementara, pengemudi truk, Sugeng (57), warga Cilacap dan pengemudi Karimun Estilo, Muchtarom (42), warga Kabupaten Tegal, selamat dalam perisitiwa itu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X