Kompas.com - 23/02/2021, 07:34 WIB
Petugas Manggala Agni Kota Dumai memadamkan titik api karhutla untuk mencegah kabut asap, di Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, Minggu (21/2/2021). Dok. Manggala Agni DumaiPetugas Manggala Agni Kota Dumai memadamkan titik api karhutla untuk mencegah kabut asap, di Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, Minggu (21/2/2021).

KOMPAS.com - Bencana kebakaran lahan dan hutan (karhutla) di Riau semakin meluas dan sulit dipadamkan.

Kepala Manggala Agni Sumatera V Daerah Operasi (Daops) Dumai Ismail Hasibuan mengatakan, titik api baru terpantau di Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Lalu, pada Senin sore, ada tiga titik api baru di Jalan Parit Tugu, Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai.

Baca juga: Titik Api Karhutla Riau Makin Banyak, Luas Kebakaran Sampai 20 Hektar

Sementara itu, di titik api baru itu petugas mengakui api sulit dipadamkan. Pasalnya, selain sulitnya sumber air dan kedalaman lahan gambut yang mencapai lebih kurang 2 membuat petugas di kesulitan memadamkan api.

"Sumber air minim di lokasi. Kemudian, angin kencang yang membuat asap menyebar. Untuk luas lahan yang terbakar sekitar enam hektar," sebut Ismail.

Seluas 20 hektar terbakar

Tim Manggala Agni Sumatera V Daops Dumai melakukan pemadaman titik api karhutla di Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, Minggu (21/2/2021).Dok. Manggala Agni Dumai Tim Manggala Agni Sumatera V Daops Dumai melakukan pemadaman titik api karhutla di Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, Minggu (21/2/2021).

Menurut Ismail, lahan yang terbakar di kawasan Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, mencapai sekitar 20 hektar dengan kedalaman gambut 1,5 meter.

"Yang terbakar di Lubuk Gaung itu kebun sawit dan semak belukar," sebut Ismail.

Selain itu, kata dia, titik api juga ditemukan di Kelurahan Sukarjo Mesim, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis.

Water bombing dibutuhkan

Sementara itu, tim gabungan masih berupaya memadamkan api di gambut tersebut. Penyekatan dilakukan untuk mencegah titik api meluas.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X