Tawuran 2 Kelompok Pemuda di Makassar, Polisi Sita Katapel, Anak Panah, hingga Parang

Kompas.com - 21/02/2021, 23:06 WIB
Beberapa anggota polisi saat menyisir lokasi tawuran di Jalan Barukang Utara, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, Minggu (21/2/2021). Dok Humas Polres Pelabuhan MakassarBeberapa anggota polisi saat menyisir lokasi tawuran di Jalan Barukang Utara, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, Minggu (21/2/2021).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Polisi menangkap sembilan pemuda yang diduga terlibat tawuran di Jalan Barukang Utara, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, Minggu (21/2/2021) subuh.

Kasat Shabara Polres Pelabuhan Makassar Iptu Asfada mengatakan, tawuran itu dilakukan dua kelompok pemuda di Kecamatan Ujung Tanah.

Baca juga: 9 Hari Setelah Disuntik Vaksin, Perawat Erny Positif Covid-19, Meninggal Saat Dirawat

Mereka menggunakan senjata tajam seperti parang, busur, batu, senapan angin, dan bom molotov.

Tawuran ini diduga sering terjadi meski sebelumnya telah dimediasi.

"Pukul 04.00 kami melakukan penindakan dengan melakukan pembubaran dan penyisiran terhadap dua kelompok," kata Asfada dalam keterangan tertulisnya, Minggu siang.

Asfada mengatakan, sembilan pria yang diamankan merupakan anggota kelompok Barukang yang melakukan penyerangan di Kampung Cambayya.

Mereka ialah ARS (18), AA (21), AF (15), SD (22), MFH (15), MF (20), ST (15), MAS (15), dan MI (17).

"Mereka tidak dapat melarikan diri karena kami sudah berada di belakang mereka dan mereka sudah terlalu jauh masuk ke dalam Kampung Cambayya sehingga tidak mengetahui kedatangan petugas," ujar dia.

Kini, para pelaku tawuran tersebut masih menjalani pemeriksaan dan akan ditahan di sel Polres Pelabuhan Makassar.

Baca juga: Usut Kasus Dugaan Penganiayaan yang Dilaporkan Pariyem, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Selain mengamankan sembilan pemuda itu, Asfada juga menyita sejumlah senjata seperti delapan katapel, 98 anak panah, serta dua bilah parang yang diduga digunakan dalam tawuran tersebut.

"Kami melakukan penyisiran di sekitar TKP dan ditemukan berbagai macam peralatan yang digunakan kedua kelompok dalam perang kelompok," jelas Asfada.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X