Tercebur ke Sungai Bersama Strada Triton, Ferry Ditemukan Tewas 15 Kilometer dari Lokasi Jatuh

Kompas.com - 21/02/2021, 18:32 WIB
Tim siaga SAR Samarinda bersama BPBD Kutai Kertanegara saat mengevakuasi mobil Mitsubishi Strada Triton double cabien yang jatuh ke Sungai Mahakam dengan kedalaman berkisar 7 sampai 9 meter di Tenggarong, Kutai Kertanegara, Kaltim, Sabtu (20/2/2021). Dok. Basarnas KaltimTim siaga SAR Samarinda bersama BPBD Kutai Kertanegara saat mengevakuasi mobil Mitsubishi Strada Triton double cabien yang jatuh ke Sungai Mahakam dengan kedalaman berkisar 7 sampai 9 meter di Tenggarong, Kutai Kertanegara, Kaltim, Sabtu (20/2/2021).

SAMARINDA, KOMPAS.com - Ferry (17), seorang pekerja di tempat pencucian mobil di Tenggarong, Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, ditemukan dalam kondisi tewas, pada Minggu (21/2/2021).

Unit Siaga SAR Samarinda dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kutai Kertanegara menemukan jenazah Ferry terapung di Sungai Mahakam. Jenazah itu ditemukan setelah dua hari pencarian.

"Korban (Ferry) berhasil ditemukan oleh Unsur SAR gabungan sejauh kurang lebih 15-20 kilometer dari lokasi kejadian," kata Kepala Basarnas Kaltim Melkianus Kotta saat memberi keterangan pers di Samarinda, Minggu.

Jenazah korban telah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit.

"Korban sudah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Aji Muh Parikesit, Tenggarong," kata Melki.

Baca juga: Cerita dari Desa Miliarder di Kuningan, Kepala Desa: Setiap Hari, Ada 30 Motor Dibeli Warga Kami

Ferry tercebur ke Sungai Mahakam bersama mobil Mitsubishi Strada Triton yang dikendarainya.

Kejadian itu berlangsung di tempat pencucian mobil, Jalan Awang Long, Kelurahan Sukarame, Tengarong.

Usai mencuci mobl bersama rekannya, Ferry berniat mengatur posisi mobil agar mudah dikeringkan.

Tetapi, saat menyalakan mesin, posisi persneling mobil berada di posisi satu. Ferry diduga tak sengaja menginjak pedal gas.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Regional
Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X