Kasus-kasus Ibu Melahirkan tapi Merasa Tak Hamil di Indonesia Beserta Penjelasan Ahli

Kompas.com - 20/02/2021, 07:00 WIB
Ilustrasi bayi lahir PIXELSIlustrasi bayi lahir

KOMPAS.com - Kelahiran bayi di Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat membuat gempar masyarakat.

Sebab, sang ibu, SZ (25), dibuat kaget dengan kelahiran bayinya karena tidak pernah merasa mengalami tanda kehamilan.

Kasus serupa ternyata juga terjadi pada Dedeh (33), warga Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis yang melahirkan bayi secara tiba-tiba waktu hendak buang air.

Baca juga: Kaget, Bayi Tiba-tiba Keluar Saat Hendak Buang Air, Dedeh: Saya Enggak Hamil

Dikira penyakit lambung

Seorang ibu muda di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, melahirkan setelah ia baru sadar hamil satu jam sebelumnyaFoto: Tribunnews Seorang ibu muda di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, melahirkan setelah ia baru sadar hamil satu jam sebelumnya
Warga Kecamatan Cidaun, Cianjur berinisial SZ menceritakan, dirinya saat itu tiba-tiba merasakan perut membuncit dalam waktu sebentar dan kembali normal.

“Waktu itu saya mengira (perut membuncit) penyakit lambung saya kambuh,” ujar SZ, Jumat (12/2/2021).

Dia lalu memeriksakan diri ke Puskesmas dan hasilnya  SZ dinyatakan hamil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bahkan SZ disebut sudah siap melahirkan.

“Kaget dan heran, katanya saya hamil dan sudah waktunya melahirkan,” ucapnya.

Satu jam usai perut membuncit, SZ lalu melahirkan bayi perempuan secara normal dengan bobot yang normal pula, 2,9 kilogram.

Baca juga: Soal Ibu Muda Melahirkan Setelah Merasakan Hamil 1 Jam, Dinkes: Ada 2 Faktor Penyebabnya

Terkejut hingga tak tidur semalaman

Mirip dengan SZ, seorang ibu di Ciamis, Dedeh juga tak merasakan gejala hamil sama sekali.

Dedeh bahkan tidak bisa tidur semalaman karena terkejut secara tiba-tiba melahirkan bayi.

"Kaget enggak nyangka sama sekali. Ini beneran nyata atau enggak?" ujar Dedeh keheranan.

Dia menceritakan sempat merasakan sakit perut pada Rabu (6/1/2021) pagi.

Dedeh pun kemudian masuk ke kamar mandi untuk buang air.

Satu jam kemudian, Dedeh mengalami sakit perut serupa sehingga kembali masuk ke kamar mandi.

Tak disangka-sangka, saat itu pula Dedeh melahirkan anak ketiganya.

Baca juga: Polisi Turun Tangan Kasus Ibu Melahirkan Tanpa Hamil di Cianjur, Segera Lakukan Tes DNA

Penjelasan dokter

Ilustrasi medical formSHUTTERSTOCK Ilustrasi medical form
Melansir pemberitaan Kompas.com, salah satu dokter kandungan, dr Yassin Yanuar Mohammad, SpOG-KFER, mengatakan fenomena itu disebut cryptic pregnancy, yaitu ketika kehamilan tanpa disadari.

Kasus tersebut dianggap wajar namun memang jarang ditemukan.

Penyebabnya antara lain penggunaan alat kontrasepsi sehingga tidak menyangka mengalami hamil.

Atau bisa juga terjadi pada wanita yang menjelang menopause, di mana tanda-tanda seperti berat badan bertambah dan tidak haid dianggap wajar.

"Bisa juga terjadi pada orang yang dalam kondisi 'denial' secara psikologis, misalnya ia tidak ingin hamil, sehingga ia mengabaikan semua perubahan yang terjadi pada tubuhnya," ujar Yassin.

"Kondisi ini menunjukkan pengetahuan kesehatan reproduksi merupakan hal yang sangat penting, dan belum merata pada setiap orang pemahamannya," ujar Yassin.

Sumber: Kompas.com (Taufiqqurrahman, Candra Nugraha | Editor: Abba Gabrilin, Dony Aprian)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X