Kompas.com - 19/02/2021, 22:09 WIB
Video Viral Kerumunan Wisatawan di Heha Ocean View di Gunungkidul Tangkapan Layar Video ViralVideo Viral Kerumunan Wisatawan di Heha Ocean View di Gunungkidul

 

YOGYAKARTA,KOMPAS.com-Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, masih menunggu manajemen Heha Ocean View mengurus perizinan lingkungan sebagai salah satu syarat mendirikan usaha.

Beberapa waktu lalu, proses itu sempat dilakukan namun terhenti.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gunungkidul, Agus Priyanto.

Menurut Agus, pihaknya sudah menerima dokumen terkait pengurusan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) yang akan digunakan. Dokumen sendiri masuk antara bulan September atau Oktober 2020 lalu.

Baca juga: Video Viral Kerumunan Pengunjung di HeHa Ocean View Gunungkidul, DPRD: Melukai Masyarakat

Selain itu, beberapa waktu lalu sudah bertemu dengan pihak Heha Ocean View terkait pengurusan izin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Yang saya sampai hari ini pegang yang masuk pada bulan antara September atau Oktober 2020. Terus saya proses akhirnya saya memberikan jawaban belum sempat saya kirim, pihak Heha (Ocean View) sudah utusan ke sini sudah membaca, dari diskusi itu, oke mau memproses lagi," ucap Agus Priyanto saat dihubungi melalui sambungan telepon Jumat (19/2/2021).

"Tetapi belum sampai diproses lagi sudah ada berita ramai-ramai itu, jadi pemahaman saya sudah berproses tetapi belum berjalan dengan semestinya," kata Agus

Menurut Agus, dari dokumen yang masuk diketahui HeHa Ocean View yang terletak di Kalurahan Girikarto, Kapanewon Panggang, memiliki luasan sekitar 35 ribu meter persegi, yang terdiri dari 20-an ribu kawasan sepadan dan sisanya di lahan pertanian. 

Dijelaskannya, dalam proses perizinan lingkungan, pihaknya menerima dokumen, lalu mengkaji dokumen terkait posisi hingga rencana luasan bangunan. Nantinya disandingkan dengan peraturan yang ada.

Biasanya, pemrakarsa datang dan berkonsultasi terkait proses agar bisa sinkronisasi baru melangkah ke proses berikutnya apakah perlu AMDAL atau hanya perlu Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.