Meski Rusak Berat akibat Semburan Gas, Pesantren di Pekanbaru Boleh Dibuka Lagi

Kompas.com - 19/02/2021, 08:09 WIB
Penampakan dari atas kerusakan Ponpes Al Ihsan Boarding School Riau Kampus 2 akibat ledakan semburan gas yang mengeluarkan batu dan lumpur di Kelurahan Tuah Negeri, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (4/2/2021). Dok. PLTU Tenayan RayaPenampakan dari atas kerusakan Ponpes Al Ihsan Boarding School Riau Kampus 2 akibat ledakan semburan gas yang mengeluarkan batu dan lumpur di Kelurahan Tuah Negeri, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (4/2/2021).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Semburan gas yang terjadi di Pondok Pesantren Al Ihsan Boarding School Riau Kampus 2 di Kelurahan Tuah Negeri, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Riau, tidak menyebabkan keretakan tanah di sekitarnya.

Hal ini diketahui setelah dilakukan pengecekan oleh tim dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Riau dan pihak swasta.

Kepala ESDM Riau Indra Agus Lukman mengatakan, begitu semburan gas mulai menurun, pihaknya bersama tim dari EMP Bentu kemudian melakukan pengecekan struktur tanah di sekitar lokasi semburan gas.

Baca juga: Setelah 2 Minggu, Lubang Semburan Gas di Pesantren Pekanbaru Ditutup Lempengan Besi

"Alhamdulillah, sekitar lokasi semburan tidak ada retakan tanah, kecuali di tempat semburan gas itu saja," ucap Indra kepada wartawan, Kamis (18/2/2021).

Melihat kondisi tersebut, menurut Indra, setelah nantinya penutupan lubang semburan selesai dilakukan, maka kegiatan sekolah di Ponpes Al Ikhsan diperbolehkan untuk dilanjutkan lagi.

Namun, kondisi bangunan pesantren mengalami rusak berat.

Hampir semua bangunan rusak akibat lumpur dan batu yang disemburkan oleh gas rawa itu.

"Terkait kondisi pesantren yang mengalami kerusakan, tentunya pemerintah tidak akan tinggal diam. Bantuan akan diberikan baik dari Pemerintah Provinsi Riau maupun dari Pemerintah Kota Pekanbaru," kata Indra.

Baca juga: Catatan 11 Hari Semburan Gas di Pesantren Pekanbaru


Seperti diketahui, hampir seluruh bangunan Ponpes Al Ihsan Boarding School Riau Kampus 2 rusak akibat lumpur dan batu yang disemburkan gas.

Bagian atap bangunan pondok roboh dan pekarangan penuh lumpur.

Sebanyak 34 orang santri kini belajar di Ponpes Al Ihsan kampus utama di Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar. Kelengkapan santri juga dievakuasi ke sana.

Kepala Sekolah Ponpes Al Ihsan Boarding School Riau Kampus 2 Untung Wahyudi sebelumnya berharap ada pihak-pihak yang bersedia memperbaiki bangunan pesantren yang rusak.

"Kami berharap ada turun bantuan, karena bisa kita lihat hampir seluruh bangunan pondok rusak parah," kata Untung kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Sebagaimana diberitakan, gas menyembur ketika pengeboran sumur bor di kedalaman 119 meter di Ponpes Al Ihsan Boarding School Kampus 2 di Kelurahan Tuah Negeri, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (4/2/2021), sekitar pukul 14.00 WIB.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Seorang Pria Ditodong Pistol Mainan Usai Antar Pacar, Ponsel dan Uang Raib, Pelaku Ditangkap

Kronologi Seorang Pria Ditodong Pistol Mainan Usai Antar Pacar, Ponsel dan Uang Raib, Pelaku Ditangkap

Regional
Mumpung Harga Cabai Rawit Rp 90.000 Per Kg, Petani Beramai-ramai Memanen meski Belum Matang

Mumpung Harga Cabai Rawit Rp 90.000 Per Kg, Petani Beramai-ramai Memanen meski Belum Matang

Regional
5 Pasang Kepala Daerah di Kalsel Akan Dilantik secara Tatap Muka

5 Pasang Kepala Daerah di Kalsel Akan Dilantik secara Tatap Muka

Regional
Vaksinasi Tahap Kedua Digelar Awal Maret, Kadinkes Ambon: Kita Prioritaskan Lansia

Vaksinasi Tahap Kedua Digelar Awal Maret, Kadinkes Ambon: Kita Prioritaskan Lansia

Regional
Ancaman Erupsi Gunung Merapi Berubah, Obyek Wisata Ketep Pass Kembali Dibuka

Ancaman Erupsi Gunung Merapi Berubah, Obyek Wisata Ketep Pass Kembali Dibuka

Regional
Jelang Pelantikan, Bupati dan Wabup Terpilih Gunungkidul Jalani Swab Antigen

Jelang Pelantikan, Bupati dan Wabup Terpilih Gunungkidul Jalani Swab Antigen

Regional
Jelang Pelantikan, Gibran: Siapa Bilang Hari Pertama Senin, Besok Langsung Gas

Jelang Pelantikan, Gibran: Siapa Bilang Hari Pertama Senin, Besok Langsung Gas

Regional
Vaksinasi Covid-19 untuk Guru, Ganjar: Bagaimana Siswanya, Ikut Divaksin Tidak?

Vaksinasi Covid-19 untuk Guru, Ganjar: Bagaimana Siswanya, Ikut Divaksin Tidak?

Regional
Pakai APBD Senilai Rp 1,8 M, Pemkot Denpasar Lanjutkan Sewa Hotel untuk Pusat Karantina

Pakai APBD Senilai Rp 1,8 M, Pemkot Denpasar Lanjutkan Sewa Hotel untuk Pusat Karantina

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Februari 2021

Regional
Demi Tutupi Hubungan Terlarang, Bayi 9 Bulan Dibunuh Ibu dan Selingkuhan

Demi Tutupi Hubungan Terlarang, Bayi 9 Bulan Dibunuh Ibu dan Selingkuhan

Regional
Ini Kegiatan yang Dilakukan Eri Cahyadi Jelang Dilantik Jadi Wali Kota Surabaya

Ini Kegiatan yang Dilakukan Eri Cahyadi Jelang Dilantik Jadi Wali Kota Surabaya

Regional
Geledah Rumah Tersangka Korupsi Migas Blok Mahakam, Kejati Kaltim Sita 3 Mobil Mewah

Geledah Rumah Tersangka Korupsi Migas Blok Mahakam, Kejati Kaltim Sita 3 Mobil Mewah

Regional
Seusai Mengantar Pacar, Pria di Palembang Ini Ditodong Pistol Mainan

Seusai Mengantar Pacar, Pria di Palembang Ini Ditodong Pistol Mainan

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Februari 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X