Kompas.com - 18/02/2021, 20:19 WIB
Petugas mengevakuasi salah satu korban longsor di Dusun Selopuro, Ngetos, Nganjuk, Senin (15/2/2021). KOMPAS.com/USMAN HADIPetugas mengevakuasi salah satu korban longsor di Dusun Selopuro, Ngetos, Nganjuk, Senin (15/2/2021).

NGANJUK, KOMPAS.com – Sebanyak 20 korban longsor di RT 01, RW 06, Dusun Selopuro, Desa/Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, berhasil ditemukan.

Dari 20 warga yang menjadi korban, 18 di antaranya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kini, tinggal satu korban yang masih belum ditemukan.

Rencananya petugas gabungan dari Basarnas, BPBD, Tagana, dan relawan akan melakukan pencarian satu korban ini hingga beberapa hari ke depan.

“Masih tinggal satu (korban longsor) yang sedang dalam pencarian,” kata Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Surabaya, I Wayan Suyatna, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (18/2/2021).

Baca juga: Risma Minta Pemda Percepat Relokasi Tempat Tinggal Korban Longsor di Nganjuk

Untuk hari ini, kata Wayan, petugas gabuangan berhasil mengevakuasi lima korban tertimbun tanah longsor.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kelima korban tersebut ditemukan dalam rentang waktu pukul 11.28 hingga 12.39 WIB.

“Saat ini kelima korban yang berhasil dievakuasi (hari ini) masih dalam proses identifikasi,” paparnya.

Hati-hati 

Wayan menjelaskan para petugas selalu berhati-hati dalam melakukan pencarian korban.

Baca juga: Korban Longsor Nganjuk Minta Direlokasi, Bupati Siapkan 3 Skema

 

Selain karena di lokasi masih berpotensi terjadi longsor susulan, faktor turunnya hujan menjadikan proses evakuasi sedikit terkendala.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X