Kompas.com - 18/02/2021, 17:43 WIB

LAMONGAN, KOMPAS.com - Motif yang melatarbelakangi penganiayaan terhadap pasangan suami-istri Siswanto (65) dan Sukasri (50), warga Kecamatan Brondong, yang tinggal di rumah kontrakan di Desa Kebonsari, Kecamatan Sukodadi, Lamongan, akhirnya diungkap oleh pihak kepolisian.

Kasatreskrim Polres Lamongan AKP David Manurung mengatakan, motif penganiayaan atau lebih tepatnya pembacokan yang dilakukan oleh pelaku berinisial T (40) terhadap kedua korban di rumah kontrakan tersebut pada Rabu (17/2/2021) kemarin adalah sakit hati.

"Dari hasil pemeriksaan, sakit hati karena korban enggak pindah-pindah rumah," ujar David, ketika dikonfirmasi awak media, Kamis (18/2/2021).

Baca juga: Suami Istri di Lamongan Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Kondisinya Kritis

David menuturkan, sebelum ditempati oleh pasangan suami-istri tersebut, rumah kontrakan itu sempat disewa dan ditempati oleh pelaku.

Rumah tersebut dikunjungi pelaku dua pekan sekali, lantaran pelaku pada saat bersamaan merantau ke Surabaya.

"Sebulan yang lalu pelaku juga sudah merencanakan mau melukai korban, sudah membawa sajam (senjata tajam), tetapi dibatalkan karena kasihan. Puncaknya ya kemarin itu," ucap dia.

Sementara terkait kondisi korban yang saat ini sedang dilakukan perawatan medis di rumah sakit, David mengakui jika korban masih mendapat perawatan intensif akibat luka yang dialami, termasuk luka di bagian kepala.

"Korban masih belum sadar, selesai dioperasi," kata David.

Baca juga: Kisah Pilu Santi Marisa, Gadai HP karena Tak Bisa Makan, Nekat ke Kantor DPRD Minta Bantuan

Adapun pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman terhadap pelaku.

Termasuk memeriksa kejiwaan pelaku hingga tega melakukan pembacokan tersebut kepada korban.

Pada kesempatan sebelumnya, Didik selaku pemilik rumah kontrakan sempat mengatakan kepada awak media, membenarkan bila pelaku sempat tinggal di rumah kontrakan itu sebelum di tempati oleh korban.

 

berita sebelumnya:

regional.kompas.com/read/2021/02/17/22195581/suami-istri-di-lamongan-diduga-jadi-korban-penganiayaan-kondisinya-kritis

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Regional
Adu Nyali Menghuni Kota Kendari

Adu Nyali Menghuni Kota Kendari

Regional
Berkat Inovasi, Bupati Jekek Sebut Wonogiri Raih PPD Kabupaten Terbaik III Nasional 2022

Berkat Inovasi, Bupati Jekek Sebut Wonogiri Raih PPD Kabupaten Terbaik III Nasional 2022

Regional
Berhasil Dorong Pertumbuhan Pendidikan Vokasi, Gubernur Riau Terima Penghargaan dari Apvokasi

Berhasil Dorong Pertumbuhan Pendidikan Vokasi, Gubernur Riau Terima Penghargaan dari Apvokasi

Regional
Targetkan Percepatan Pembangunan di Medan, Walkot Bobby Dorong Dinas PMPTSP Jaring Investasi

Targetkan Percepatan Pembangunan di Medan, Walkot Bobby Dorong Dinas PMPTSP Jaring Investasi

Regional
Evaluasi Kinerja Pembangunan Pemkab Sumedang, Bupati Dony: IPM Sumedang Peringkat Ketiga Se-Jabar

Evaluasi Kinerja Pembangunan Pemkab Sumedang, Bupati Dony: IPM Sumedang Peringkat Ketiga Se-Jabar

Regional
Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Regional
Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Regional
Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Regional
Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Regional
Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Regional
Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.