Kompas.com - 18/02/2021, 13:06 WIB

KOMPAS.com - Ali Sutrisno, warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Tuban, Jawa Timur, mendadak jadi miliarder setelah tanahnya seluas 2,2 hektare dibeli oleh PT Pertamina Rp 15,8 miliar.

Tanah Ali dibeli dengan harga Rp 685.000 per meter persegi untuk pembangunan kilang minyak gross root refinery (GGR) yang ditargetkan beroperasi di tahun 2026.

Ali merupakan satu dari 225 kepala keluarga yang mendadak menjadi miliarder setelah mendapat ganti rugi dari penjualan tanah ke PT Pertamina.

Dilansir dari Kompas TV, hasil penjualan tanah, digunakan Ali untuk memborong empat mobil.

Baca juga: Dapat Rp 15,8 M Usai Jual Tanah lalu Borong 4 Mobil, Sutrisno: Tetangga Punya, Saya Juga Ingin Punya

Ia membeli Toyota Innova, Mitsubishi Xpander, Pikap L300 dan Honda HRV.

Alasannya memutuskan membeli empat mobil, Ali menjawab ingin menikmati uang yang sekarang dimilikinya.

"Masa dulu yang susah, sekarang uang banyak ya dinikmati," tutur Ali, seperti dikutip dari Tribunnews.com, Kamis (18/2/2021).

Ali juga menggunakan uangnya untuk membeli tanah, tapi baru seluas 8.000 meter persegi.

Ia mengungkapkan, Desa Sumurgeneng memang sudah memutuskan untuk membeli mobil bersama supaya nanti bisa viral.

"Bersatu kita untuk membeli, jadi bareng-bareng gitu. Biar viral, biar ketemu sama pak presiden," ungkap Ali.

Menurut Ali, mulanya warga setempat menolak pembelian tanah warga Desa Sumurgeneng untuk dialihfungsikan sebagai kilang Pertamina.

"Awalnya itu ada yang setuju, ada yang enggak. Demi kepentingan negara kita merelakan," ujar dia.

Proses negosiasi dengan warga hingga sekarang warga telah mendapat uang ganti rugi ternyata memakan waktu dua tahun lamanya.

Awalnya tanah-tanah milik warga ini didata oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan diberikan ke Pertamina.

Kemudian, setelahnya baru bisa turun harga tanah per meter perseginya.

Setelah mendapatkan uang ganti rugi dari Pertamina, Ali mengaku kehidupan warga disana menjadi jauh lebih baik.

Jika dulu banyak warga yang mempunyai banyak utang dan ekonominya kurang, kini sudah menjadi lebih baik.

Banyak juga warga yang menggunakan uangnya untuk renovasi rumah dan modal usaha.

Bahkan saking banyaknya warga yang merenovasi rumah, Ali sampai tidak mendapat pekerja untuk merenovasi rumahnya.

---------------------

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul, "Tanggapan Ali, Warga Tuban yang Mendadak Jadi Miliarder: Dulu Susah, Sekarang Uang Banyak Dinikmati" (TRIBUNNEWS.COM/FARYYANIDA PUTWILIANI)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Makassar Ajak Penyandang Disabilitas Rayakan HUT Ke-77 RI

Pemkot Makassar Ajak Penyandang Disabilitas Rayakan HUT Ke-77 RI

Regional
Momen HUT Ke-77 RI, Ganjar Ajak Mantan Napiter Berikan Pemahaman Bahaya Intoleransi dan Radikalisme

Momen HUT Ke-77 RI, Ganjar Ajak Mantan Napiter Berikan Pemahaman Bahaya Intoleransi dan Radikalisme

Regional
HUT Ke-77 RI, Pemkab Trenggalek Beri Ruang Berekspresi bagi Penari Anak-anak

HUT Ke-77 RI, Pemkab Trenggalek Beri Ruang Berekspresi bagi Penari Anak-anak

Regional
Peringati HUT Ke-77 RI, Desa Wisata Tebing Lingga Siap Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa

Peringati HUT Ke-77 RI, Desa Wisata Tebing Lingga Siap Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa

Regional
Peringati HUT Ke-72 Jateng, Bupati Blora Kenakan Pakaian Adat Sikep Samin

Peringati HUT Ke-72 Jateng, Bupati Blora Kenakan Pakaian Adat Sikep Samin

Regional
Bupati Jekek Minta Gerakan Pramuka Peka Terhadap Persoalan Bangsa dan Penderitaan Sesama

Bupati Jekek Minta Gerakan Pramuka Peka Terhadap Persoalan Bangsa dan Penderitaan Sesama

Regional
Mantan Anggota Khilafatul Muslimin Lampung Ucap Ikrar Setia ke NKRI, Begini Respons Gubernur Arinal

Mantan Anggota Khilafatul Muslimin Lampung Ucap Ikrar Setia ke NKRI, Begini Respons Gubernur Arinal

Regional
Ganjar: Korupsi Merupakan Pengkhianatan terhadap Kerja Wong Cilik

Ganjar: Korupsi Merupakan Pengkhianatan terhadap Kerja Wong Cilik

Regional
Gubernur Sugianto Akan Manfaatkan Optimal Status Kalteng Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Balap Sepeda MTB

Gubernur Sugianto Akan Manfaatkan Optimal Status Kalteng Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Balap Sepeda MTB

Regional
Bupati Arief Rohman Beri Sinyal Jalan Blora-Randublatung Selesai Tahun 2022

Bupati Arief Rohman Beri Sinyal Jalan Blora-Randublatung Selesai Tahun 2022

Regional
Gelar IYCC, LPI Dompet Dhuafa Wisuda 256 Penerima Manfaat Etos ID

Gelar IYCC, LPI Dompet Dhuafa Wisuda 256 Penerima Manfaat Etos ID

Regional
Dukung Sektor Ekowisata Metro, Wali Kota Mahdi Resmikan Destinasi Wisata Amor

Dukung Sektor Ekowisata Metro, Wali Kota Mahdi Resmikan Destinasi Wisata Amor

Regional
Hutan Kota di Trenggalek Mulai Dipasang QR Code Berisi Informasi Jenis-jenis Tanaman

Hutan Kota di Trenggalek Mulai Dipasang QR Code Berisi Informasi Jenis-jenis Tanaman

Regional
Bupati Jekek Harap Festival Agustus Merdeka 77 Bawa Wonogiri ke Kenormalan Baru

Bupati Jekek Harap Festival Agustus Merdeka 77 Bawa Wonogiri ke Kenormalan Baru

Regional
Di Negaroa Bahagia Wisata Rally 2022, Pereli sekaligus Wabup Jembrana Masuk 10 Besar Seeded B

Di Negaroa Bahagia Wisata Rally 2022, Pereli sekaligus Wabup Jembrana Masuk 10 Besar Seeded B

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.