Kompas.com - 16/02/2021, 22:19 WIB
Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola (ke dua dari kanan) didampingi Wakil Gubernur Rusli Dg Palabbi (kanan) saat memimpin rapat evaluasi dan pengawasan realisasi APBD 2019 di Palu, Selasa (28/1/2020). ANTARA/Humas Setprov Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola (ke dua dari kanan) didampingi Wakil Gubernur Rusli Dg Palabbi (kanan) saat memimpin rapat evaluasi dan pengawasan realisasi APBD 2019 di Palu, Selasa (28/1/2020).

PALU, KOMPAS.com -  Menyikapi persoalan 18 praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang menggunakan dokumen kesehatan palsu, Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola mengatakan, ke-18 praja IPDN tersebut adalah korban.

"Menurut pemeriksaan polisi, bahwa praja ini adalah korban dari pelaku  pemalsuan dokumen rapid antigen tersebut, dan bagi pelaku karena sebagai PNS  akan diberikan sanksi yang tegas setelah selesai pemeriksaaan polisi," kata Gubernur Longki melalui pesan WhatsApp, Selasa (16/2/2021).

Ke-18 orang praja IPDN menjadi korban atas pemalsuan dokumen kesehatan yang dilakukan pelaku berinisial FS.

Baca juga: Pengakuan Praja IPDN yang Tersandung Rapid Antigen Palsu: Sudah di Kabin Diminta Turun

FS merupakan aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng.

Untuk pengembangan kasus ini, polisi telah melakukan gelar perkara.

Namun demikian, belum ada penetapan tersangka dari polisi atas kasus surat keterangan rapid tes antigen palsu Ini.

Diberitakan sebelumnya, 18 orang praja IPDN batal terbang menggunakan Pesawat komersil milik Batik Air pada, Kamis (11/2/2021) lalu.

Pembatalan ini lantaran dokumen kesehatan yang dimiliki ke 18 praja IPDN tersebut dinyatakan palsu karena tidak tervalidasi di Klinik Agung.

Klinik Agung merupakan klinik yang menjadi rujukan bagi orang yang akan mengurus dokumen kesehatan saat akan  melakukan perjalanan dengan pesawat terbang. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X