Jalan di Wonosobo Tiba-tiba Amblas, Mobil Kijang Terperosok, Moncongnya Masuk Lubang

Kompas.com - 16/02/2021, 19:52 WIB
Petugas menarik mobil yang terperosok di Jalan Kaliwiro-Selomanik, Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Selasa (16/2/2021) Dok Polsek Kaliwiro WonosoboPetugas menarik mobil yang terperosok di Jalan Kaliwiro-Selomanik, Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Selasa (16/2/2021)

WONOSOBO, KOMPAS.com - Jalan Kaliwiro-Selomanik, Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, tiba-tiba amblas sehingga menimbulkan lubang cukup besar dan dalam.

Satu unit mobil Toyota Kijang LX yang sedang melintas terperosok akibat kejadian itu.

Kepala Polsek Kaliwiro Iptu Budi Rustanto menerangkan, peristiwa itu terjadi sekitar Selasa (16/2/2021) sekitar pukul 09.00 WIB.

Baca juga: Jalan Amblas di Tol Cipali Km 122 Arah Jakarta, Contraflow Diberlakukan, Perbaikan Butuh 2 Pekan

 

Hasil tinjauan di lokasi, di bawah jalan yang tiba-tiba amblas itu terdapat gorong-gorong saluran air yang diduga sudah keropos. 

Gorong-gorong tidak kuat menahan beban mobil yang ada saat itu melintas dari arah Desa Kauman, Kecamatan Kaliwiro. 

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saat mobil itu melintas di atas gorong-gorong mobil berjalan pelan karena dari arah berlawanan ada mobil lain yang mau lewat. Pengemudi agak menepi dan berjalan pelan karena jalan sempit," kata Budi, saat dihubungi wartawan, Selasa (16/2/2021) sore.

Dikatakan Budi, mobil yang dikemudikan Andi Asmara (31) itu berjalan dari arah Desa Kauman Kaliwiro hendak menuju Dusun Rowojali, Desa Tieng, Kecamatan Kejajar.

Mobil berpelat nomor AA 8583 VF yang berisi 7 orang, terdiri dari 4 orang dewasa dan 3 anak-anak.

"Saat terperosok bagian belakang mobil posisinya di atas," katanya.

Baca juga: Banjir Rendam Sejumlah Desa di Buru Selatan, Jalan Penghubung 2 Kabupaten Amblas

Polisi dibantu warga setempat berhasil mengangkat mobil itu setelah ditarik menggunakan mobil derek. Sedangkan semua penumpang berhasil dievakuasi dari dalam mobil dengan selamat.

Sementara itu, informasi dari salah satu warga, Yudo Adianto mengatakan gorong-gorong tersebut merupakan bangunan lama.

Tanda-tanda jalan akan amblas sudah nampak sejak lama, ditandai dengan jalan yang bergelombang. 

"Sebenarnya sudah ada tanda gorong-gorong itu mau ambles, karena jalannya sudah bergelombang. Kebetulan kemarin hujan lebat dan sekarang kejadian gorong-gorong tersebut ambles," ujar Yudo. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X