Diduga Peras WN Italia, Sepasang Kekasih Ditangkap

Kompas.com - 16/02/2021, 18:28 WIB
Pelaku pemerasan warga negara Italia berinisial SI dan RN saat diperiksa di Polsek Sleman. KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAPelaku pemerasan warga negara Italia berinisial SI dan RN saat diperiksa di Polsek Sleman.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Sepasang kekasih berinisial SI (37) dan RN (29) ditangkap Polisi setelah diduga memeras seorang warga negara Italia berinisial DS (53).

Kanit Reskrim Polsek Sleman Iptu Eko Haryanto mengatakan korban DS dan pelaku SI dahulu mempunyai hubungan. Namun sudah lama tidak bertemu.

Keduanya kemudian bertemu di Surabaya. Dari Surabaya lantas berangkat ke Jepara, Jawa Tengah. Keduanya menginap di sebuah hotel daerah Jepara, Jawa Tengah.

"Saat berada di hotel daerah Jepara, pelaku meminjam mobil korban dengan alasan ke ATM," ujar Kanit Reskrim Polsek Sleman Iptu Eko Haryanto dalam jumpa pers, Selasa (16/02/2021).

Baca juga: Buat Akun Palsu di Dalam Lapas dan Mengaku Polisi, Napi Peras Rp 13 Juta dari Seorang Wanita

Eko menyampaikan korban DS mempunyai hobi mengoleksi barang-barang antik. Dalam mobil yang dipinjam oleh pelaku terdapat barang-barang antik milik DS.

"Dalam mobil terdapat 15 barang antik milik korban," ucapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun ternyata pelaku yang merupakan warga Jakarta Selatan ini tidak ke ATM. Ia justru membawa kabur mobil tersebut ke Jakarta.

"Mobil beserta barang-barang antik milik korban tersebut di bawa lari ke Jakarta dan Pekanbaru, Riau," urainya.

Baca juga: Gunakan Foto Pembeli BBM yang Gunakan Jeriken, 3 Wartawan Gadungan Peras SPBU hingga 10 Juta, Ini Kronologinya

Sesampainya di Pekanbaru, pelaku menghubungi korban. Ia meminta korban mengirimkan sejumlah uang. Jika tidak dituruti, maka mobil dan barang antik miliknya akan dijual.

"Pelaku meminta uang sebesar Rp 5 juta dan mengancam barang-barangnya akan dimusnahkan atau dijual tetapi kalau mengirim uang barang-barang tersebut akan dikirim ke alamat korban," tegasnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Regional
Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.