Bupati Bogor Bubarkan Perayaan Ultah Wali Kota Bekasi di Puncak Bogor, Tidak Kenakan Sanksi

Kompas.com - 16/02/2021, 17:41 WIB
Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor melakukan pembubaran terhadap acara ulang tahun yang diselenggarakan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di salah satu villa yang berada di Kampung Baru Sireum, Desa Cibereum, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada 3 Februari 2021 lalu. Dok Polres BogorTim Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor melakukan pembubaran terhadap acara ulang tahun yang diselenggarakan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di salah satu villa yang berada di Kampung Baru Sireum, Desa Cibereum, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada 3 Februari 2021 lalu.

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Jawa Barat, telah melakukan penegakkan aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pada perayaan ulang tahun Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di kawasan Puncak Bogor.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, pihaknya telah melakukan pembubaran terhadap kegiatan yang dihadiri Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi di sebuah villa Kampung Baru Sireum, Desa Cibereum, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Ia menyebut, kegiatan yang berlangsung pada Rabu 3 Februari 2021 lalu itu dihadiri oleh 20 orang dari internal Pemkot Bekasi.

"Jadi acaranya itu dalam rangka mungkin silaturahmi kumpul-kumpul, ada sekitar 20.an orang. Dari situ ada laporan masyarakat bahwa di suatu vila ada banyak mobil, jadi langsung kita tindaklanjuti dengan membubarkan acara tersebut," kata Ade, Senin (15/2/2021).

Baca juga: Syuting Sinetron Ikatan Cinta Timbulkan Kerumunan, Bupati Bogor: Kalau Melanggar, Harus Dibubarkan

Tidak ada sanksi untuk Wali Kota Bekasi

Ade yang juga sebagai ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor menegaskan bahwa tidak akan ada sanksi yang berlaku terhadap Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

Pasalnya, pengunjung yang datang ke vila milik Rahmat Effendi tersebut telah memenuhi aturan PPKM dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun payung hukumnya sesuai dengan Keputusan Bupati (Kepbup) Nomor : 443/141/Kpts/Per-UU/2021, tentang perpanjangan ke 10 PPKM beskala mikro menuju masyarakat sehat, aman dan produktif.

Dalam aturan PPKM ini, pengunjung vila dibatasi maksimal 50 persen dari total kapasitas ruangan. Selain itu disebutkan juga bahwa vila hanya boleh dipergunakan atau diisi oleh para pemiliknya.

Dengan demikian, acara yang dihadiri sekitar 20 orang sudah sesuai aturan yakni kurang dari 50 persen.

Baca juga: Bupati Bogor Tegas, 250 Kendaraan Wisatawan Tak Bawa Hasil Swab di Puncak Bogor Diputar Balik

 

Vila milik Wali Kota Bekasi sendiri

Terlebih, pemilik vila di kawasan Puncak Bogor itu adalah Rahmat Effendi.

"(Enggak ada sanksi) kan sudah bubar, kewajiban kita membubarkan kerumunan ya dan mereka juga membubarkan diri. Kami juga sudah memeriksa surat rapid antigen," ujar dia.

Ade meminta agar kasus ini tidak perlu dibesar-besarkan sehingga menjadi polemik. Sebab, menurut Ade, Satgas Covid-19 kecamatan sudah melakukan tindakan berupa pembubaran pada malam kegiatan tersebut.

"Saya kira ini bukan sesuatu yang besar ya, karena kita sudah antisipasinya, jadi tidak perlu menimbulkan polemik karena juga jumlah yang hadir tidak padat. Artinya mereka memenuhi kapasitasnya dan mereka juga tetap melakukan prokes," ucapnya.

Ade menyebut pada malam itu pihak Camat, Kepolisian dan TNI langsung menemui pihak penyelenggara dan meminta untuk segera menghentikan acara tersebut. Bila mana kedepan ada kejadian serupa, maka pihaknya pun akan lakukan penindakan sanksi secara tegas.

"Ya kita enggak tebang pilih ya, siapapun ketika ada pelanggaran harus ditindaklah," tegas Ade.

Sementara itu, Polres Bogor membenarkan pembubaran terhadap acara ulang tahun yang diselenggarakan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di sebuah vila Puncak Bogor.

Kapolsek Cisarua Kompol Supriyanto memastikan bahwa pihaknya langsung mendatangi lokasi sekumpulan orang yang melakukan acara ulang tahun tersebut.

"Jumlah peserta sekitar 20 orang yang di ketahui merupakan warga dari luar Bogor," kata Supriyanto dalam keterangan tertulisnya yang diterima Kompas.com, Selasa (16/2/2021).

Melihat kejadian tersebut, pihaknya pun langsung menemui penyelenggara acara untuk segera menghentikan dan membubarkan acara tersebut.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Regional
Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.