Ribetnya Vaksinasi Covid-19 di Pulau-pulau Terpencil Nias Selatan, Banyak Puskesmas Tak Berlistrik, Distribusi Vaksin Terkendala Cuaca Buruk

Kompas.com - 16/02/2021, 17:19 WIB
Vaksin Sinovac tiba di Puskesmas Pulau-pulau Batu Utara, yang dibawa dari Dinas Kesehatan Nias Selatan setelah menempuh waktu kurang lebih tiga jam perjalanan dikawal oleh Kepolisian Resor Nias Selatan, Lanal Nias Selatan. KOMPAS.com/HENDRIK YANTO HALAWAVaksin Sinovac tiba di Puskesmas Pulau-pulau Batu Utara, yang dibawa dari Dinas Kesehatan Nias Selatan setelah menempuh waktu kurang lebih tiga jam perjalanan dikawal oleh Kepolisian Resor Nias Selatan, Lanal Nias Selatan.

NIAS SELATAN, KOMPAS.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Nias Selatan pada program vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan khususnya di daerah pulau-pulau terpencil diusahakan tidak mengalami perlambatan meskipun karena terkendala cuaca buruk.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan dr Heni Duha, kepada Kompas.com, Selasa (16/2/2021).

Menurut Heni, pihaknya akan terus berupaya agar program vaksinasi pada tahap pertama yang diprioritaskan kepada para tenaga kesehatan ini dapat rampung sesuai target.

Dari data yang ada, kebutuhan vaksin untuk tenaga kesehatan di Kabupaten Nias Selatan sebanyak 1.960 orang, sementara khusus Kepulauan Batu terdapat sekitar 250 orang tenaga kesehatan akan mendapatkan vaksin.

Saat ini Dinas Kesehatan Nias Selatan, Sumatera Utara, sedang melakukan pengantaran langsung atau primary care ke puskesmas-puskesmas yang ada di Kepulauan Nias. Terdapat 7 puskesmas dari 101 pulau yang terbentak dari utara ke selatan di Kepulauan Nias. 

Baca juga: Jalan di Nias Selatan Ambles Diterjang Ombak, Akses ke 3 Daerah Terputus

Puskesmas tanpa listrik

"Kami antar langsung vaksin yang sudah diterima dari dinas kesehatan provinsi, akibat masih banyak puskesmas yang tidak memiliki jaringan listrik, sehingga vaksin tiba langsung digunakan, tidak lagi menunggu disimpan lebih dulu," kata dr Heni Duha, kepada Kompas.com, Selasa (16/2/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut dia, vaksinasi langsung dilakukan sebab tidak ada listrik di sejumlah puskesmas. Dikhawatirkan, vaksin akan rusak sebelum digunakan. 

"Kami membawanya pun dari kantor Dinas Kesehatan Nias Selatan, selalu berada di dalam cool box vaksin (bersuhu di bawah 6 derajat celcius)," lanjutnya. 

Ia menambahkan, distribusi vaksin menjadi sorotan pihaknya seiring dimulainya program vaksinasi massal Covid-19 di seluruh Indonesia.

Sebab, ketidakhati-hatian atau pun kelalaian dalam pemindahan serta penyimpanan vaksin dari satu pulau ke pulau lain, bisa menyebabkan vaksin rusak. 

Saat ini, 3 dari 7 puskesmas di Kepulauan Batu, Nias Selatan, telah menerima langsung vaksin dan langsung diberikan. Antara lain Puskesmas Pulau-pulau Batu Utara, Puskesmas Pulau Telo dan Puskesmas Tanah Masa.

Baca juga: 5 Fakta Mantan Bupati Nias Selatan Dilempari Kotoran Babi, Terjadi Saat Hadiri Pemenangan Kepala Desa

 

Faktor cuaca buruk, jarak tempuh sampai 8 jam

Faktor cuaca buruk dapat menghambat proses pengiriman vaksin ke depannya, apalagi bila menggunakan transportasi kapal yang tidak menentu, bisa seminggu sekali baru ada. 

Heni mencontohkan, perjalanan menuju Pulau-pulau Batu Utara dapat ditempuh dengan waktu dua jam, jika kondisi laut sedang bersahabat.

Namun, jika ada cuaca buruk dan gelombang tinggi, perjalanan akan memakan waktu empat sampai delapan jam.

Saat perjalanan, heni mengaku rela memangku kotak biru berisi vaksin demi memastikan dingin. Ia juga meluangkan waktunya untuk mengawasi langsung proses vaksinasi. 

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X