Kompas.com - 16/02/2021, 10:48 WIB
Tangkapan layar video aksi pemerasan seorang preman kepada penjual sate di Medan. IstimewaTangkapan layar video aksi pemerasan seorang preman kepada penjual sate di Medan.

MEDAN, KOMPAS.com - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang pria diduga memalak penjual sate.

Pria itu mengancam akan membuat keributan setiap hari jika penjual sate itu tidak mau membayar. Pria itu juga sempat marah-marah kepada pembeli sate yang berbelanja. 

Video itu berdurasi 3 menit 48 detik dan disebar akun Facebook seseorang berinisial DA. Video itu sudah dibagikan hingga 10.000 kali dengan 5.500 komentar.

Dalam keterangannya, pengunggah menulis bahwa preman itu sering memalak pedagang kecil di Jalan Binjai, km 12, Palem Kencana, Medan. Ia memohon agar polisi setempat untuk menindaknya.

Baca juga: Video Viral Sopir Truk Dianiaya 2 Preman, 1 Pelaku Ditangkap Saat Kabur ke Sungai


 

Dikonfirmasi melalui telepon pada Selasa (16/2/2021) pagi, Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi mengatakan, pelaku sudah ditangkap.

"Iya benar, pelaku sudah ditangkap," ujarnya. 

Yasir menjelaskan, pihaknya sudah mengamankan pria tersebut dan menginterograsinya di Polsek Sunggal.

Ia meminta masyarakat yang mengalami hal serupa untuk segera melaporkan secara resmi ke Polsek Sunggal agar kasus ini bisa diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. 

"Sampai saat ini kita belum menerima laporan dari korban sehingga tindakan yang kita lakukan ini dalam rangka pembinaan agar yang bersangkutan tidak mengulangi perbuatannya lagi, dan kita minta untuk meminta maaf kepada pedagang sate yang diperas oleh yang bersangkutan," katanya. 

Sementara itu, akun Instagram @medantalk mengunggah video pria yang mengaku bernama Roy Sidabuke dengan bertelanjang dada dan bercelana jins menyatakan menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Baca juga: Dianggap Preman, Adang Ditusuk 50 Kali hingga Tewas, Pelaku: Banyak Orang yang Kesal karena Dipalak

 

Pria bertato di kedua tangannya itu menyampaikan permohonan maaf sambil didampingi Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi. 

"Saya bersedia meminta maaf kepada setiap tukang sate walaupun saya digiring. Dan, saya tidak akan mengulangi perbuatan ini lagi. Saya menyesal. Setiap tukang sate di kilometer 12. Saya tak akan melakukan ini lagi. Saya menyesal dan saya berjanji akan melakukan permohonan maaf kepada setiap pedagang sate," ujarnya sambil menunduk.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X