Kompas.com - 15/02/2021, 22:50 WIB
BANJIR—Air banjir masuk ke rumah warga Desa Nampu, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun setelah hujan mengguyur empat jam lebih, Minggu (14/2/2021) malam. KOMPAS.COM/Dokumentasi Pemkab MadiunBANJIR—Air banjir masuk ke rumah warga Desa Nampu, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun setelah hujan mengguyur empat jam lebih, Minggu (14/2/2021) malam.

MADIUN, KOMPAS.com - Sebanyak 27 rumah dilaporkan terendam air hingga ketinggian mencapai 1,5 meter setelah banjir bandang melanda Kabupaten Madiun, Jawa Timur, karena hujan yang mengguyur sejak Minggu (15/2/2021) sore.

Banjir bandang terjadi setelah hujan lebat mengguyur Kabupaten Madiun hingga empat jam lebih.

Baca juga: Kesaksian Korban Longsor Nganjuk: Setelah Shalat Maghrib, Ada Suara seperti Lesus...

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, Muhammad Zahrowi mengatakan, dua kecamatan yang terdampak banjir bandang yakni Gemarang dan Saradan.

“Dari 27 rumah yang terdampak, enam di antaranya sampai rusak parah,” kata Zahrowi kepada Kompas.com, Senin (15/2/2021).

Zahrowi menjelaskan, bencana banjir bandang bermula saat hujan lebat melanda wilayah Gunung Wilis, Kabupaten Madiun, Minggu sore.

Akibat guyuran hujan deras dengan durasi lama menyebabkan banjir bandang menerjang Desa Nampu di Kecamatan Gemarang dan Desa Petung Pajaran di Kecamatan Saradan.

Ia menyebutkan ketinggian banjir bandang di Desa Nampu mencapai 1,5 meter.

Banjir masuk ke rumah warga setelah Kali Widas dan Kali Gemarang meluap pada Senin dini hari.

“Di Desa Nampu dilaporkan 22 terdampak. Dari jumlah itu enam dilaporkan rusak berat. Sedangkan untuk warga yang terdampak ada sebanyak 75 orang,” kata Zahrowi.

Sementara banjir bandang yang menerjang Desa Petung Pajaran, Kecamatan Saradan, ketinggian airnya mencapai 40 centimeter. Di desa itu lima rumah dilaporkan terendam.

Baca juga: Beli Maung Pindad untuk Operasional, Bupati Jember Terpilih: Saya Harus ke Gunung-gunung...

Zahrowi memastikan tidak ada korban jiwa atau luka akibat banjir bandang ini.

Tim BPBD, TNI, Polri dan relawan bekerja bakti menyingkirkan lumpur yang masuk ke rumah warga.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X