Besi yang Hendak Dipotong Masuk ke Lubang Stop Kontak, Pria Ini Tewas Tersetrum

Kompas.com - 15/02/2021, 20:54 WIB
Polisi menunjukkan stop kontak yang mengakibatkan Suwardi (58) warga Desa Pengkol, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, tersetrum hingga meninggal dunia, Senin (15/2/2021).   DOKUMEN POLRES GROBOGANPolisi menunjukkan stop kontak yang mengakibatkan Suwardi (58) warga Desa Pengkol, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, tersetrum hingga meninggal dunia, Senin (15/2/2021).  

GROBOGAN, KOMPAS.com - Suwardi (58), warga Desa Pengkol, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah tewas tersetrum aliran listrik dari stop kontak di dalam rumahnya, Senin (15/2/2021).

Kapolsek Penawangan AKP Dedy Setya mengatakan, insiden naas itu terjadi pada pagi sekitar pukul 09.30 WIB.

Saat itu, korban sedang memotong besi yang akan dirangkai untuk membuat kolom bangunan menggunakan mesin gerinda atau alat pemotong besi.

Saat melakukan aktivitasnya, salah satu ujung besi yang akan dipotong itu secara tidak sengaja masuk ke dalam lubang stop kontak listrik.

Baca juga: Pasangan Suami Istri Tewas Tersetrum Saat Mengelas Kanopi Rumah

 

Seketika itu juga korban tersengat listrik hingga sempat menjerit meminta pertolongan. 

Beberapa warga yang mendengar teriakan itu segera berdatangan untuk menolong korban.

Setelah mematikan aliran listrik, warga selanjutnya melarikan korban ke klinik kesehatan di Desa Sedadi, Kecamatan Penawangan.

Namun, setelah sampai di klinik tersebut, korban diketahui sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Peristiwa itu selanjutnya dilaporkan pada perangkat desa dan diteruskan pada pihak kepolisian.

"Nyawa korban tidak tertolong saat dilarikan ke klinik kesehatan terdekat," kata Dedy saat dihubungi Kompas.com melalui ponsel, Senin.

Baca juga: Masih Kenakan Earphone, Saiman Ditemukan Tewas dengan Luka Bakar, Diduga Tersetrum

Dijelaskan Dedy, dari pemeriksaan medis, korban dipastikan murni meninggal dunia akibat tersetrum listrik. Korban diketahui menderita luka bakar serius pada jari tangan kanan. 

Setelah rampung dilakukan pemeriksaan, jasad korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Besi yang dipotong diduga masuk ke lubang stop kontak yang beraliran listrik dan mengakibatkan korban tersetrum. Besi adalah konduktor, penghantar listrik yang baik," ungkap Dedy.

 

 

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X