Fakta Baru Kasus Penganiayaan Balita di Makassar, Pelaku Bekap Korban Pakai Bantal

Kompas.com - 15/02/2021, 17:55 WIB
MRP (21), pelaku penganiayaan balita saat diamankan di Mapolsek Panakkukang, Selasa (9/2/2021). Kompas.com/HIMAWAN MRP (21), pelaku penganiayaan balita saat diamankan di Mapolsek Panakkukang, Selasa (9/2/2021).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Polisi kembali mendatangi kamar kos yang menjadi lokasi penganiayaan balita berinisial GY (14 bulan) yang dilakukan pacar ibunya MRP di Kecamatan Panakkukang, Makassar, Sulawesi Selatan.

Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Iqbal Usman mengatakan, pihaknya menyita beberapa barang bukti berupa alat yang digunakan MRP menganiaya GY hingga mengalami luka di sekujur tubuhnya.

"Ada beberapa barang bukti yang diamankan seperti sarung dan bantal," kata Iqbal melalui pesan singkat, Senin (15/2/2020).

Baca juga: Pria Penganiaya Anak Pacar di Makassar Terancam Penjara di Atas 5 Tahun

Iqbal mengatakan, MRP diduga membekap GY dengan bantal di wajahnya agar tidak menangis lagi.

Namun, karena GY kembali menangis, MRP kemudian menyumpal mulut korban menggunakan kain sarung.

"Awalnya pakai bantal tapi karena masih kedengaran suaranya makanya pake sarung lagi," imbuh Iqbal.

Iqbal menuturkan, saat ini lokasi tekpat kejadian perkara di indekos yang dihuni korban dan ibunya maaih dipasangi garis polisi.

Sementara untuk kondisi GY saat ini berangsur membaik setelah dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

Baca juga: Kronologi Balita 14 Bulan di Makassar Dianiaya Pacar Ibu Kandungnya

Namun, penyidik berkoordinasi dengan P2TP2A Kota Makassar untuk mengatasi trauma yang diderita korban.

Sebelumnya diberitakan, balita laki-laki berusia 14 bulan, GY mengalami luka di sekujur tubuhnya usai dianiaya pacar ibunya berinisial MRP.

Penganiayaan itu terjadi di kamar kos ibu korban, ST di Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Senin (8/2/2021) malam.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X